Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Festival Kopi Muria 2025, Angkat Hasil Lokal Kudus ke Panggung Nasional

Bupati Kudus Samani Intakoris ikut memetik biji kopi saat panen bersama petani kopi Muria.

KUDUSAroma kopi khas lereng Pegunungan Muria siap menyeruak di kawasan wisata Pijar Park Kudus pada 1 November 2025 mendatang.

Dalam gelaran bertajuk Festival Kopi Muria 2025, berbagai komunitas pecinta kopi, barista, dan pelaku UMKM bakal berkumpul dalam satu perayaan besar. Kehadirannya untuk mengangkat potensi kopi lokal Kudus ke panggung nasional.


Agenda festival yang digagas oleh komunitas pecinta kopi dan UMKM Kudus ini, menghadirkan beragam kegiatan menarik. Diantaranya manual brew competition, pameran UMKM, pertunjukan seni tari, serta live music yang akan memeriahkan suasana.


Ketua Panitia Festival Kopi Muria 2025, Islah Fikri mengatakan, kegiatan ini menjadi langkah memperkenalkan kopi Muria kepada masyarakat luas. Sekaligus memperkuat posisi Kudus sebagai salah satu sentra kopi berkualitas di Jawa Tengah.


Fikri menyebut festival Kopi Muria ini merupakan upaya untuk meningkatkan potensi kopi lokal yang ada di Kudus, terutama di wilayah Muria.


"Sekarang semakin banyak komunitas street coffee, dan kami ingin memberikan ruang bagi para barista untuk berkompetisi sekaligus memperkenalkan karakter kopi Muria,” ujar Fikri pada Kamis (23/10/2025)


Kompetisi utama, Manual Brew Competition bakal diikuti oleh 32 barista dari Paguyuban Street Coffee Kudus. Mereka akan bersaing dalam tiga babak, eliminasi, semifinal, dan final menggunakan sistem Throwdown.


Peserta wajib membawa perlengkapan seduh sendiri. Sementara biji kopi disediakan oleh panitia dari hasil panen di wilayah Muria.

“Kami ingin mengedepankan identitas kopi Muria. Semua peserta wajib menggunakan biji kopi dari hasil panen Muria supaya rasa dan aromanya tetap menjadi ciri khas dalam setiap cangkir,” jelas Islah Fitri.


Pendaftaran dibuka secara gratis mulai 20 hingga 25 Oktober 2025, dengan total hadiah mencapai Rp8 jutaan.


Setiap peserta diberi waktu 5 menit untuk persiapan dan 5 menit untuk penyeduhan, kemudian hasil seduhannya akan dinilai melalui blinding test atau uji cita rasa buta oleh para juri.


Selain kompetisi, festival ini juga menghadirkan pameran UMKM lokal, yang menampilkan beragam produk hasil olahan kopi dan kuliner khas Kudus.


Menurut Islah, beberapa kopi Muria bahkan sudah menembus pameran internasional di Libya, menjadi bukti bahwa potensi kopi Kudus semakin diakui.


“Harapan kami, kopi Muria bisa benar-benar mendunia. Dari festival ini, kami ingin memperkuat branding bahwa Kudus punya kopi dengan cita rasa khas dan kualitas yang tidak kalah dari daerah lain,” tambahnya.


Panitia memastikan bahwa acara ini terbuka untuk umum, dan pengunjung cukup membayar tiket masuk wisata Pijar Park tanpa biaya tambahan untuk menikmati seluruh rangkaian kegiatan.


Festival Kopi Muria 2025 diharapkan menjadi momentum kebangkitan kopi lokal, sekaligus ajang silaturahmi antara barista, petani, dan penikmat kopi dari berbagai daerah.