GROBOGAN — Setelah berhenti beberapa pekan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 032 Dusun Pucang Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah siap beroperasi lagi, mengirim menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah penerima manfaat.
Kembali beroperasinya dapur MBG pertama kali di Grobogan tersebut menyusul pihak Badan Gizi Nasional (BGN) telah melunasi tagihan yang sebelumnya sempat terhenti. Rencananya, SPPG o32 akan memulai operasionalnya lagi pekan depan.
”InsyaAllah pekan depan operasional lagi. Ya (sudah dibayar BGN),” terang Kepala SPPG 032 Pucang, Dyon Novan Prawira, pada Kamis (23/10/2025).
Dyon enggan untuk menyebutkan berapa jumlah besaran dana yang dibayarkan pasca berhenti beroperasi. Ia cuma menegaskan bahwa para pekerja di SPPG yang dinakodainya masih sama dengan saat sebelum berhenti operasional.
”Kalau itu (besaran pembayaran), kami belum bisa menyebutkan. Karyawannya masih sama," lanjutnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dapur MBG di sebelah barat SMPN 1 Grobogan tersebut berhenti beroperasi selama dua pekan lalu, sejak Senin (6/10/2025) lalu.
Dyon menyebutkan bahwa dapur MBG yang telah dinahkodadinya dan beroperasi perdana sejak 17 Februari 2025 lalu akan berhenti beroperasi sampai waktu yang belum bisa ditentukan.
“Betul, per hari ini berhenti operasi,” katanya saat dikonfirmasi diswayjateng.com melalui sambungan telepon, pada Senin (6 Oktober 2025) pagi.
Dyon, panggilan akrabnya, juga membenarkan penghentian operasional tersebut karena pihaknya belum menerima pembayaran dari BGN, yang bertanggungjawab terhadap keberlangsungan seluruh dapur MBG yang dikelola oleh SPPG di seluruh Indonensia, salah satunya SPPG 032 Kabupaten Grobogan.
“Sudah dua pekan,” imbuhnya menjelaskan mengenai keterlambatan BGN Pusat dalam membayarkan biaya operasional untuk SPPG 032 Kabupaten Grobogan.