KUDUS — Nahas! Sebuah bus terguling di Pegunungan Muria Kudus, Selasa 8 Juli 2025. Nasib apes ini dialami rombongan emak-emak pedagang Pasar Tayu Kabupaten Pati yang berniat liburan melepas kepenatan usai berjualan di pasar. Bus yang ditumpangi mereka terguling di tepian jurang di lereng Pegunungan Muria Kudus.
Beruntung kecelakaan tunggal itu tak merenggut korban nyawa. Kecelakaan ini berawal saat bus wisata yang mereka tumpangi hendak menuju kawasan wisata Pijar Park Kabupaten Kudus.
Saat melintas di tanjakan yang berada di kaki Pegunungan Muria tepatnya di Desa Japan, Kecamatan Dawe Kudus, bus yang sarat penumpang ini tak kuat menanjak.
Karena hilang kendali, laju bus berjalan mundur hingga terperosok dan terguling di selokan yang berada di kebun warga. Bus dengan nomor polisi K 7386 QA itu, dikemudikan oleh Mustaqim, warga Desa Tendas, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati.
Dari keterangan aparat kepolisian, bus tengah mengangkut sekitar 15 penumpang yang merupakan rombongan wisata menuju Pijar Park, Dawe, Kudus.
Bus berangkat dari Alun-Alun Tayu sekitar pukul 10.00 WIB. Rute yang diambil adalah melalui wilayah Gembong, Kabupaten Pati, menuju Kudus.
Namun saat melintasi jalan menanjak di wilayah RT 06 RW 01 Desa Japan, Kecamatan Dawe, bus tidak kuat menanjak. Bus akhirnya mundur karena gagal menanjak dan masuk ke area kebun milik warga.
“Informasi di lapangan, bus tidak kuat naik tanjakan,”kata Kapolsek Dawe, AKP Budianto.
Akibat kecelakaan tunggal tersebut, satu penumpang atas nama Sutini (57), warga Desa Ngurensiti, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, mengalami luka di bagian kepala dan harus mendapat perawatan di Puskesmas Gembong.
Dua saksi di lokasi kejadian, Sumiyatun dan Ristiana Mega Pratiwi, turut memberikan keterangan kepada petugas. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi yang terlambat memindahkan gigi kendaraan ke posisi rendah saat melewati tanjakan curam.
Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani oleh pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kondisi kendaraan dan kelayakan teknisnya.