Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

BPJS Kesehatan Kudus Capai JKN 99,32 Persen, Kampanyekan Layanan Inisiatif dan Skrining Penyakit

Capaian kepesertaan JKN di Kudus Jepara dan Grobogan tinggi sebagai bukti besarnya kesadaran masyarakat

KUDUSCakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kudus terus menunjukkan perkembangan positif.


Hingga 1 November 2025, jumlah peserta aktif telah mencapai 99,32 persen, atau setara 874.842 jiwa.


Meski demikian, BPJS menyebut masih terdapat sekitar 6.016 jiwa yang belum terdaftar. Kemudian 139.649 peserta berstatus nonaktif.


Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus, Heni Riswanti mengatakan, capaian tinggi ini menjadi bukti meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan kesehatan.


"Namun komitmen BPJS Kesehatan tak berhenti pada angka kepesertaan semata, melainkan juga pada peningkatan kualitas layanan," ujar Heni.


Menurut Heni, BPJS Kesehatan terus mengimplementasikan Tata Nilai Inisiatif yang mencakup integritas, kolaborasi, pelayanan prima dan inovatif.


“Untuk menghadirkan layanan yang berkualitas kepada peserta, BPJS Kesehatan berkomitmen melaksanakan tata nilai Inisiatif, " terang Heni.


Heni menjelaskan, integritas berarti jujur, disiplin dan bertanggung jawab. Untuk kolaborasi berarti membangun sinergi.


"Sedangkan pelayanan prima diwujudkan dengan sikap empati dan responsif. Serta inovatif dengan pola pikir terbuka," imbuh Heni.


Dari sisi layanan fasilitas kesehatan, kata Heni, Kudus telah didukung 140 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Meliputi 19 puskesmas, 27 klinik pratama, 70 dokter umum, dan 24 dokter gigi.


Heni menambahkan, di wilayah Kabupaten Kudus terdapat 10 rumah sakit, serta 11 fasilitas penunjang yang meliputi 2 optik, 4 laboratorium dan 5 apotek.

Program Skrinning 14 Penyakit

Program Skrinning Kesehatan dipaparkan Heni saat agenda Media Gathering di Kudus.

Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga memperkuat deteksi dini melalui Skrining Riwayat Kesehatan dan Skrining Kesehatan Tertentu.


"Program Skrinning yang berjalan sejak 14 Desember 2024 tersebut diperuntukkan untuk 14 jenis penyakit," terang Heni saat agenda Media Gathering di Hotel @HOM Kudus, Selasa (25/11/2025).


Heni memaparkan, 14 jenis penyakit meliputi kanker serviks, payudara, paru dan usus; hipotiroid kongenital, anemia, hepatitis, PPOK hingga diabetes. Selain itu, hipertensi, stroke, penyakit jantung, dan TBC. Program ini telah berjalan sejak 14 Desember 2024.


Heni menambahkan, skrining tersebut turut mendukung kebijakan pemerintah dalam program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).


“Pelaksanaan skrining kesehatan dilakukan secara selektif untuk mendeteksi risiko penyakit sedini mungkin agar dampak lanjutannya bisa dicegah,” tegasnya.


Dengan cakupan ini, sambung Heni, BPJS Kesehatan Kudus berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan fasilitas kesehatan untuk menjaga kualitas hidupnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube