PURWOREJO — Seorang warga Sleman ditemukan gantung diri di Purworejo pada Jumat malam (10/10/2025) di area dekat tempat pemakaman umum Desa Prapagkidul, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Korban diduga bernama Dimas Iwan Wicaksono (34), warga Desa Bragasan, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Peristiwa ini bermula dari laporan warga yang menemukan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AD 4581 A terparkir tanpa pemilik di dekat area pemakaman sekitar pukul 20.30 WIB. Temuan tersebut membuat warga bersama aparat Polsek Pituruh melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Pencarian warga berlangsung sekitar dua jam sebelum akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 22.30 WIB oleh Wahyu Ramadhan (30), salah satu warga yang ikut mencari. Korban ditemukan tergantung di pohon jati dengan tali tambang berwarna oranye. Kondisi wajah korban saat itu sudah sulit dikenali.
"Saya bersama teman menyusuri area pemakaman dengan senter. Saat melihat tali oranye, saya dekati dan menemukan ujung tali menggantung ke bawah. Setelah melihat lebih dekat, saya langsung kaget karena korban sudah tergantung," ujar Wahyu.
Tim Inafis Polres Purworejo dan PMI Purworejo segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Barang bukti yang diamankan meliputi sepeda motor, sepasang sandal jepit, helm, serta botol berisi cairan diduga obat hama yang ditemukan di bawah posisi korban.
Data sementara menunjukkan bahwa korban warga Sleman ditemukan gantung diri di Purworejo tersebut sebelumnya telah dilaporkan hilang sejak Selasa (07/10/2025). Informasi mengenai hilangnya korban sempat beredar luas melalui media sosial, terutama melalui akun Instagram komunitas relawan @merapi_uncover.
Kanit Reskrim Polsek Pituruh, Aiptu Weko Priyanto, membenarkan bahwa korban yang ditemukan sesuai dengan laporan kehilangan warga Sleman.
"Awalnya kami menerima laporan motor tanpa pemilik. Setelah pencarian, ditemukan korban tidak jauh dari lokasi motor dengan posisi tergantung di pohon jati. Korban sudah kami evakuasi ke RS Purworejo untuk proses identifikasi lanjutan," jelas Aiptu Weko.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan motif kematian warga Sleman ditemukan gantung diri di Purworejo tersebut. Pemeriksaan terhadap barang bukti, saksi, serta hasil visum menjadi langkah awal untuk mengungkap penyebab pasti di balik peristiwa tragis ini.
"Kami masih mendalami apakah ada unsur lain yang menyebabkan korban melakukan tindakan tersebut. Semua hasil pemeriksaan nantinya akan kami sampaikan setelah proses identifikasi selesai," tambah Aiptu Weko.
Polsek Pituruh juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar. Warga diharapkan segera melapor jika mengetahui adanya tanda-tanda atau peristiwa mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan masalah kesehatan mental atau tekanan psikologis pada individu di komunitasnya.