Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Tinjau Sekolah Rakyat di Wonosobo, Wamensos Pastikan Fasilitas dan Proses Belajar Berjalan Baik

Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia (Wamensos RI) Agus Jabo Priyono meninjau langsung proses kegiatan di Sekolah Rakyat Wonosobo. (Ari Sunandar/diswayjateng)

Wonosobo — Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia (Wamensos RI), Agus Jabo Priyono meninjau langsung proses kegiatan di Sekolah Rakyat Wonosobo, Sabtu (30/08/2025). Kunjungan dilakukan guna memastikan semua aspek penyelenggaraan sekolah rakyat berjalan baik dan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.


Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang masih berlangsung sejak 15 Agustus 2025.


"Saya datang ke Sekolah Rakyat Wonosobo ini ingin memastikan proses sekolah rakyat. Karena ini masih MPLS sejak tanggal 15 Agustus kemarin, saya ingin memastikan bahwa proses MPLS ini berjalan dengan baik," ujar Agus Jabo.


Agus Jabo menyempatkan diri memeriksa kondisi asrama siswa, ruang kelas, kamar mandi, hingga menu makanan yang disediakan, termasuk makanan untuk para siswa sekolah rakyat.


"Saya tadi tanyakan ke Bu Kepala Sekolah, makanannya bagaimana? Bagus. Kalau malam, ada makanan tambahan? Ada. Kebersihan sampahnya juga bagus, karena diurus oleh teman-teman dari Tagana," ungkapnya.


Setelah meninjau berbagai aspek, Wamensos menyimpulkan bahwa proses belajar-mengajar serta pengasramaan di Sekolah Rakyat Wonosobo telah berlangsung secara baik dan tertata.

"Proses belajar-mengajar yang dimulai dari MPLS selama dua minggu ini saya nyatakan berjalan dengan baik," ucap Agus.


Agus Jabo menegaskan, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi nasional dalam pengentasan kemiskinan struktural. Ia menyampaikan bahwa Presiden ingin sekolah seperti ini menjadi jembatan pemutus transmisi kemiskinan.


"Kami ingin, sesuai dengan perintah Pak Presiden, bahwa Sekolah Rakyat ini betul-betul bisa menjadi jembatan sosial, bisa menjadi pemutus transmisi kemiskinan. Maka dari itu, kami di Kemensos bersama kementerian lain ingin memastikan semua prosesnya, mulai dari belajar, asrama, hingga pendukung lainnya berjalan dengan baik dan tertata," tegasnya.


Lebih lanjut, karena model Sekolah Rakyat adalah boarding school, siswa tinggal jauh dari orang tua mereka. Agus pun memberikan pesan khusus bagi para guru dan kepala sekolah agar dapat berperan sebagai orang tua pengganti yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membangun hubungan personal dengan siswa.


"Ini boarding, karena anak-anak berpisah dari orang tuanya. Saya pesani kepada guru dan kepala sekolah agar menjadi orang tua pengganti. Bukan hanya menyampaikan mata pelajaran, tapi juga punya empati, perhatian pada anak-anak secara personal," pungkasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube