Temanggung — Program Makan Bergizi Gratis yang diluncurkan pemerintah pusat kini telah menjangkau 75.376 siswa di Kabupaten Temanggung. Capaian ini mencakup pelajar dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA, dari total populasi pelajar daerah yang mencapai sekitar 135 ribu anak.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Temanggung, Agus Sujarwo menyampaikan, bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di wilayahnya berjalan lancar dan terus diawasi secara ketat.
"Semua berjalan baik, anak-anak sudah menerima menu secara rutin. Hanya ada sisa makanan yang dibuang, tapi belum ada laporan gangguan kesehatan," ujar Agus.
Program Makan Bergizi Gratis di Temanggung dilayani oleh 25 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di sejumlah kecamatan. Setiap SPPG memiliki cakupan wilayah kerja dan jumlah siswa penerima manfaat yang berbeda-beda.
Agus menjelaskan bahwa secara teknis, pengelolaan program tidak dilakukan langsung oleh dinas, melainkan oleh dapur MBG yang bekerja sama dengan sekolah melalui mekanisme nota kesepahaman (MoU).
"Setiap kepala dapur MBG bermitra langsung dengan sekolah di wilayah kerja SPPG masing-masing. Dinas hanya mendampingi dan memastikan seluruh proses sesuai prosedur," ungkapnya.
Pemerintah daerah melalui Dindikpora bertugas melakukan pengawasan dan pendampingan untuk memastikan kelancaran dan keamanan program, terutama dalam mencegah risiko seperti keracunan makanan.
Dengan jumlah pelajar yang cukup besar, Agus memperkirakan idealnya dibutuhkan sekitar 50 hingga 56 dapur MBG agar seluruh siswa bisa terlayani. Namun demikian, ekspansi program Makan Bergizi Gratis akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kebijakan pusat dan kesiapan daerah.
"Saat ini, program ini masih akan berkembang secara bertahap menyesuaikan dengan kebijakan pusat dan kesiapan di lapangan," tutup Agus.