PURWOREJO — Kecelakaan maut Kalijambe Purworejo yang terjadi di jalur utama Purworejo - Magelang pada Selasa (11/11/2025) dini hari, masih dalam penyelidikan mendalam Satuan Lalu Lintas Polres Purworejo. Kepolisian memastikan seluruh fakta dan kemungkinan penyebab sedang dikaji, termasuk dugaan awal terkait faktor kelalaian manusia maupun kondisi teknis kendaraan.
Kecelakaan beruntun itu terjadi sekitar pukul 04.45 WIB di depan Pasar Kalijambe, Desa Kalijambe, Kecamatan Bener. Tiga kendaraan terlibat dalam peristiwa tragis tersebut, yakni Truk Hino Tronton Tangki (H-9861-OF), Suzuki Carry (AA-1726-BA), dan Toyota Avanza (AA-1484-DC).
Kasus ini menewaskan seorang penumpang truk tangki bernama Sutrisno (45), warga Genuk, Kota Semarang, serta menyebabkan tiga orang lain luka-luka.
"Kami masih melakukan pendalaman di lapangan terkait penyebab pasti terjadinya kecelakaan. Tim Unit Laka Lantas sudah melakukan olah TKP dan memeriksa kondisi kendaraan," ujar Kasatlantas Polres Purworejo, AKP Arta Dwi Kusuma, mewakili Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano.
Berdasarkan keterangan awal kepolisian, truk tangki pengangkut bahan bakar dengan kapasitas sekitar 8.000 liter itu melaju dari arah Magelang menuju Purworejo. Saat tiba di lokasi yang merupakan ruas menurun, kendaraan diduga mengalami gangguan kontrol kemudi dan oleng ke kanan.
"Truk terlebih dahulu menyerempet Toyota Avanza yang berada di lajur kanan, sebelum menabrak Suzuki Carry yang sedang berhenti di depan pasar untuk menurunkan barang," jelas AKP Arta.
Benturan keras membuat truk terguling dan menimpa bagian belakang Suzuki Carry. Akibat kejadian ini, sebagian ruko pasar rusak, dan tumpahan solar menggenangi badan jalan.
Petugas gabungan dari Polres Purworejo, TNI, Dinas Perhubungan, Damkar, BPBD, dan PMI segera melakukan evakuasi serta pembersihan lokasi untuk mencegah risiko kebakaran. Kerugian material akibat kecelakaan maut di Kalijambe Purworejo diperkirakan mencapai Rp 50 juta.
Polisi Tegaskan Belum Ada Kesimpulan FinalMeski sejumlah saksi di lapangan sempat menyebut truk melaju dengan kecepatan tinggi, Polres Purworejo menegaskan belum ada kesimpulan final mengenai penyebab tunggal kecelakaan.
Polisi masih menunggu hasil uji forensik kendaraan dan pemeriksaan terhadap sopir truk, Lokas Feriyanto (42), yang saat ini dalam perawatan medis di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo.
"Pemeriksaan menyeluruh akan dilakukan setelah kondisi pengemudi membaik. Kami juga telah memintai keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi pasar yang melihat detik-detik kejadian," kata AKP Arta.
Selain korban tewas, tiga korban luka lainnya yakni Muhammad Zainuddin (34), penumpang truk asal Demak, serta Ari Agus Susanto (42), sopir Suzuki Carry warga Magelang, kini dalam kondisi stabil setelah menjalani perawatan di dua rumah sakit berbeda.
Kapolres Purworejo Imbau Pengemudi Waspada di Jalur MenurunKapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano mengimbau seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan besar seperti truk dan bus, untuk meningkatkan kewaspadaan di jalur menurun dan padat aktivitas seperti kawasan Kalijambe.
"Setiap pengemudi wajib memastikan kondisi kendaraan layak jalan dan menjaga stamina tubuh. Gangguan teknis maupun faktor kelelahan menjadi penyebab kecelakaan yang sering diabaikan," ujar Kapolres.
Ia juga menekankan pentingnya mematuhi batas kecepatan dan menjaga jarak aman antarkendaraan, khususnya di kawasan yang ramai aktivitas pasar dan pelintas pagi hari.