Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

BPBD Purworejo Gelar Gladi Lapang Tsunami, Latih Kesiapsiagaan Warga Pesisir Selatan

Acara gladi lapang tsunami yang digelar oleh BPBD Purworejo di Lapangan Desa Jogoresan Kecamatan Purwodadi pada Kamis (13/11/2025).

PURWOREJO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo mengadakan gladi lapang tsunami di Lapangan Desa Jogoresan, Kecamatan Purwodadi, Kamis (13/11/2025). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk latihan kesiapsiagaan warga pesisir terhadap potensi tsunami di wilayah selatan Purworejo.


Apel pembukaan dipimpin oleh Penjabat Sekda Purworejo, Tolkha Amaruddin, dan diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari personel BPBD, TNI, Polri, SAR, Tagana, PMI, Dinas Kesehatan, relawan, serta warga setempat.


Tolkha menuturkan, gladi lapang tersebut bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi langkah konkret untuk menguji kesiapan lintas instansi dan masyarakat dalam menghadapi bencana.


"Latihan ini menjadi tolok ukur kesiapan kita semua menghadapi situasi nyata. Semakin siap hari ini, semakin besar peluang menyelamatkan nyawa saat bencana datang," ucapnya.


Wilayah selatan Purworejo dikenal sebagai daerah rawan bencana karena berada di zona patahan aktif dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Oleh karena itu, masyarakat di kecamatan pesisir seperti Purwodadi, Grabag, dan Ngombol perlu memiliki kesadaran penuh terhadap potensi tsunami dan prosedur evakuasi mandiri.

Dalam simulasi ini, peserta dilatih untuk merespons sinyal peringatan dini, mengevakuasi diri melalui jalur aman, serta berkoordinasi dengan berbagai instansi penanganan bencana. Selain itu, gladi lapang juga menguji efektivitas sistem komunikasi darurat yang dimiliki oleh pemerintah daerah.


Kepala Pelaksana BPBD Purworejo, Wasit Diono, menjelaskan bahwa latihan ini menjadi sarana evaluasi terhadap dokumen mitigasi bencana yang telah disusun.


"Tujuan utama kami memastikan agar semua unsur penanggulangan bencana bisa bergerak cepat dan terkoordinasi ketika terjadi situasi darurat sebenarnya," katanya.


Ia menambahkan, gladi lapang tsunami juga menjadi bagian dari program peningkatan budaya sadar bencana di masyarakat. Melalui latihan langsung di lapangan, warga diharapkan mampu memahami langkah penyelamatan diri, mengenali ancaman alam sekitar, dan membangun ketangguhan sosial di tengah situasi krisis.


Wasit memastikan kegiatan serupa akan dijalankan secara rutin di daerah pesisir Purworejo untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana tsunami.