PURWOREJO — Pemerintah Kota Magelang secara resmi meluncurkan SIMAGENTA atau Sistem Manajemen Talenta Kota Magelang sebagai langkah strategis memperkuat manajemen ASN berbasis sistem merit.
Aplikasi ini diluncurkan bersamaan dengan Workshop Kepemimpinan Strategis dalam Membangun Manajemen ASN melalui Manajemen Talenta di Ballroom Hotel Atria, Kamis (9/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri para pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan lurah se-Kota Magelang. Selain peluncuran sistem, juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama untuk memperkuat sistem merit di lingkungan Pemerintah Kota Magelang.
Kepala BKPSDM Kota Magelang, Anita Diah Lestari menjelaskan, bahwa SIMAGENTA dirancang untuk meningkatkan transparansi, objektivitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan ASN.
Sistem ini mendukung penerapan manajemen ASN berbasis merit, yang menempatkan kompetensi dan kinerja sebagai dasar utama pengembangan talenta aparatur.
"Melalui manajemen talenta, kami memastikan ASN terbaik bisa berkembang dan menempati posisi strategis sesuai kemampuan dan kinerjanya," ujarnya.
Anita menambahkan, SIMAGENTA berfungsi sebagai instrumen integratif dalam menyusun kebijakan dan strategi pengelolaan SDM aparatur. Aplikasi ini juga diharapkan menjadi sarana kolaboratif antar-perangkat daerah untuk mencetak pemimpin publik yang berkarakter dan berintegritas.
"Kami berharap SIMAGENTA melahirkan pemimpin yang adaptif, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan publik optimal," tambahnya.
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono menekankan pentingnya integritas, kompetensi, dan profesionalisme ASN dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
Menurutnya, sistem merit seperti yang diterapkan dalam SIMAGENTA menjadi fondasi bagi terciptanya birokrasi yang efisien dan berorientasi pada kinerja.
"Pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan anggaran, namun juga oleh kualitas ASN yang menjalankannya. Program unggulan Kota Magelang hanya dapat berjalan efektif bila dijalankan aparatur yang kompeten dan beretika," katanya.
Damar juga menyinggung pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang menegaskan pentingnya reformasi birokrasi melalui manajemen ASN berbasis sistem merit. Ia menegaskan, loyalitas ASN harus berorientasi pada kepentingan publik.
"Loyalitas ASN adalah kepada masyarakat, bukan pada kepentingan pribadi atau kelompok," tegas Damar.
Mantan Wali Kota Magelang dua periode, Sigit Widyonindito, yang turut menjadi pembicara menyoroti pentingnya kepemimpinan visioner dalam tata kelola pemerintahan modern. Menurutnya, perubahan dinamika birokrasi menuntut aparatur untuk mampu beradaptasi dan berinovasi.
"Pemimpin visioner bukan hanya memerintah, tapi mampu menginspirasi dan memotivasi timnya untuk berkembang," ujar Sigit.
Ia menilai penerapan manajemen ASN yang efektif melalui SIMAGENTA dapat memperkuat daya saing Kota Magelang di berbagai sektor, seperti perdagangan, pariwisata, dan pengembangan sumber daya manusia.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan Kepala Kanreg I BKN Yogyakarta, Sri Widayanti, yang menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menerapkan sistem merit secara konsisten.
Hadir pula Wakil Wali Kota Magelang dr. Sri Harso, Sekda Kota Magelang Hamzah Kholifi, dan Ketua DPRD Kota Magelang Evin Septa Haryanto Kamil.
Dengan peluncuran SIMAGENTA, Pemerintah Kota Magelang menegaskan komitmennya terhadap tata kelola SDM aparatur yang lebih profesional, terukur, dan berorientasi hasil. Sistem ini diharapkan menjadi tonggak digitalisasi birokrasi menuju transformasi manajemen ASN berbasis sistem merit di tingkat daerah.