Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Pemkab Wonosobo Kucurkan Rp720 Juta untuk Insentif Guru Ngaji 2025

Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein menuerahkan secara simbolis insentif guru ngaji tahun 2025.

Wonosobo — Pemerintah Kabupaten Wonosobo kembali menyalurkan insentif guru ngaji Wonosobo tahun 2025 dengan total anggaran mencapai Rp720 juta. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab untuk memperkuat peran lembaga keagamaan seperti pondok pesantren, madrasah diniyah, dan taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ).


Dana insentif guru ngaji Wonosobo tersebut disalurkan kepada ribuan ustaz dan ustazah yang selama ini aktif dalam pendidikan nonformal berbasis agama di masyarakat. Masing-masing penerima akan memperoleh insentif sebesar Rp1,2 juta per tahun atau setara Rp100 ribu per bulan.


Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Khoirullah Nuruddin, program ini telah berjalan selama tiga tahun berturut-turut. Ia menyebut bahwa anggaran tahun ini tetap difokuskan pada tiga lembaga utama penerima manfaat, yaitu pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ.


"Anggaran tersebut dibagi untuk tiga lembaga, yaitu pondok pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ," ujar Khoirullah.


Melalui insentif guru ngaji Wonosobo, pemerintah daerah berupaya menjaga keberlanjutan program dan memberikan apresiasi terhadap peran para pengajar agama di tingkat akar rumput.


Khoirullah menegaskan bahwa bantuan ini bukan semata soal angka, melainkan pengakuan terhadap dedikasi ustaz dan ustazah yang mengabdikan diri bagi pendidikan generasi muda.

Ia menjelaskan bahwa total penerima insentif guru ngaji Wonosobo tahun ini telah mencapai hampir 10.000 orang. Meski demikian, sekitar 1.200 guru ngaji di Kabupaten Wonosobo masih belum terakomodasi dalam program tersebut.


"Dari total kebutuhan, sekitar 50 persen sudah ditanggung oleh pemerintah daerah," katanya.


Khoirullah berharap agar seluruh guru ngaji di Wonosobo dapat terekap dalam program insentif guru ngaji Wonosobo pada tahun mendatang. Pihak FKPP, menurutnya, terus menjalin komunikasi dengan Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo untuk memperluas cakupan penerima bantuan.


"Sisanya diharapkan dapat terpenuhi melalui koordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati, agar pada tahun 2026 nanti jumlah penerima bisa ditambah dan seluruh guru ngaji dapat terakomodir," ucapnya.


Program insentif guru ngaji Wonosobo dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan nonformal di daerah. Dukungan ini juga memperlihatkan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pengajar yang berperan dalam pembentukan karakter religius masyarakat Wonosobo.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube