Wonosobo — Pencarian terhadap kakek hilang di Kalibawang, Wonosobo terus dilakukan sejak dilaporkan tak kembali ke rumah pada, Rabu 22 Oktober 2025. Korban adalah Maryanto (75 ), warga Dusun Mirombo, Desa Kalialang, Kecamatan Kalibawang.
Sebelumnya sang kakek dilaporkan hilang, setelah berpamitan mengunjungi saudaranya di wilayah Selomerto.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo, Sumekto, menjelaskan bahwa kakek hilang di Kalibawang itu terakhir terlihat meninggalkan rumah sekitar pukul 09.30 WIB dengan tujuan Dusun Petir Desa Bumitirto Kecamatan Selomerto. Namun hingga keesokan harinya, korban tidak kunjung kembali.
"Setelah dicek ke rumah anak dan keluarga lain, ternyata tidak berkunjung ke sana. Keluarga kemudian melapor ke pemerintah desa," ujar Sumekto saat dihubungi.
Setelah laporan diterima, warga sekitar melakukan upaya pencarian secara mandiri pada 24–25 Oktober 2025. Warga menyisir area kebun, semak, dan aliran sungai di sekitar Desa Kalialang, namun hasilnya nihil.
Karena tidak ditemukan, BPBD Wonosobo mengoordinasikan operasi pencarian orang hilang di Kalibawang bersama unsur gabungan pada, Minggu 26 Oktober 2025.
Pencarian kakek hilang di Kalibawang tersebut melibatkan empat Search and Rescue Unit (SRU) yang menyebar ke berbagai titik pencarian. Menurut Sumekto, medan yang berupa perbukitan dan perkebunan menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan.
"Pencarian kita lakukan sejak tengah malam hingga sore hari. Kondisi medan cukup berat karena wilayahnya berbukit dan ditumbuhi kebun lebat," ujarnya.
Operasi pencarian kakek hilang di Kalibawang melibatkan berbagai unsur seperti BPBD Wonosobo, Pemerintah Kecamatan Kalibawang, Koramil, Polsek Kalibawang, serta perangkat desa Kalialang. Sejumlah organisasi relawan juga ikut membantu, antara lain Banser, RPB Kalibawang, RPB Kepil, RPB Kertek, RPB Soboalas, Kalikajar Rescue, Koreksi Wonosobo, Baguna Wonosobo, dan RAPI 07 Wonosobo.
Puluhan relawan dan warga dilibatkan dalam pencarian hari pertama, dengan pembagian sektor pencarian di area sungai, kebun kopi, dan jalan menuju Desa Bumitirto. Hingga Minggu sore 26 Oktober 2025, operasi tersebut belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
BPBD Wonosobo menjadwalkan pencarian kakek hilang di Kalibawang dilanjutkan pada, Senin 27 Oktober 2025 mulai pukul 08.00 WIB.
Evaluasi dari operasi pencarian sebelumnya akan digunakan untuk memperluas area pencarian, termasuk kemungkinan korban tersesat di wilayah hutan sekitar perbatasan Kalibawang–Selomerto.
"Kami berharap tim bisa segera menemukan korban dalam keadaan selamat. Area pencarian akan diperluas dengan bantuan berbagai pihak," kata Sumekto.
Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban dan warga setempat masih menunggu perkembangan dari operasi pencarian kakek hilang di Kalibawang yang sudah berlangsung lebih dari empat hari.