Magelang — Penemuan mayat bayi yang terkubur secara tidak wajar tengah diusut Polres Magelang Kota di Tidar Salakan RT 02 RW 03, Magelang Selatan, Kota Magelang. Identitas pelaku sudah dikantongi polisi, yaitu AD (30), tak lain ibu dari bayi tersebut. Aksi ini dilakukan pelaku pada Senin, 22 September 2025.
Pihak kepolisian dalam keterangannya menjelaskan, AD (30) telah melahirkan seorang bayi di kamar mandi rumahnya yang berlokasi di Tidar Salakan, Magelang Selatan sekitar pukul 16.15 WIB pada Minggu, 21 September.
Pelaku sempat mencoba memberikan asi kepada bayinya, namun tidak kunjung keluar. Selanjutnya AD berinisiatif menggantinya dengan air hangat dan mengenakan selimut kepada bayinya.
AD mengecek bayinya kembali sekitar pukul 23.30 WIB, namun diduga bayinya sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Selanjutnya, pelaku yang tak lain sang ibu dibantu rekannya SD (47) mengubur bayi tersebut sekitar pukul 17.00 WIB, Senin 22 Septemer 2025 secara diam-diam.
"Ibu kandung dari bayi tersebut menguburkan di Tidar Salakan, Magelang Selatan. Namun warga yang curiga (melihat AD) yang membawa kardus ke kuburan, melaporkan Bhabinkamtibmas untuk mengecek di area pemakaman. Ternyata benar ada gundukan baru dan disitu ada mayat bayi dalam keadaan meninggal dunia," terang Kasat Reskrim Polres Magelang Kota, IPTU Iwan Kristiana (24/9), seperti dilansir dari magelangekspres.disway.id.
Kepolisian bersama BID Dikkes Polda Jateng, dengan adanya kejadian ini segera melakukan otopsi sekaligus pengamanan terhadap pelaku.
"Secara fisik saat diperiksa oleh dokter Puskesmas ada tanda-tanda kekerasan cuma untuk hasil forensik (BID Dikkes Polda Jateng) kita sama-sama menunggu," tambah IPTU Iwan.