Wonosobo — Kabar duka datang dari keluarga besar Mantan Bupati Wonosobo periode 2016–2021, Eko Purnomo. Eko Purnomo meninggal dunia pada Senin pagi (29/9/2025) sekitar pukul 08.00 WIB di RS Bhakti Husada, Jakarta.
Almarhum mengembuskan napas terakhirnya usai mengikuti rangkaian kegiatan Muktamar Ke-X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar sejak akhir pekan lalu.
Informasi meninggalnya Eko Purnomo menyebar cepat melalui sejumlah grup percakapan warga Wonosobo dan kader PPP. Kabar duka tersebut memicu gelombang ucapan belasungkawa dari tokoh masyarakat, warga, dan kolega politik.
Menurut salah satu tokoh PPP Wonosobo, Ibnu Khottob, Eko Purnomo meninggal dunia diduga akibat serangan jantung.
"Malam hingga pagi saya masih sempat komunikasi lewat WA. Tidak ada keluhan serius. Tapi saat mau sarapan, beliau mengeluh dadanya sakit," kata Khottob kepada wartawan.
Khottob menyebut, Eko Purnomo langsung dibawa ke RS Bhakti Husada dari hotel tempatnya menginap, namun dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis begitu tiba di Instalasi Gawat Darurat.
Keberangkatan Eko Purnomo ke Jakarta dilakukan pada Minggu (28/09/2025) bersama rombongan DPC dan PAC PPP Wonosobo. Selain menghadiri Muktamar PPP, Eko juga dijadwalkan mengambil kendaraan pribadinya di Jakarta.
Sebagai kader aktif PPP, Eko Purnomo menjabat sebagai Bendahara Umum DPC PPP Wonosobo. Kiprah politiknya tetap berlanjut setelah tidak lagi menjabat sebagai Bupati Wonosobo.
Ia sempat melakukan pencalonan dirinya sebagai anggota DPR RI dari Dapil VI Jawa Tengah (Wonosobo, Temanggung, Magelang, Purworejo) pada Pemilu 2024 lalu, meski belum berhasil lolos ke Senayan.