Wonosobo — Mantan Bupati Wonosobo Eko Purnomo meninggal dunia pada Senin.29 September 2025, pukul 08.00 WIB di Rumah Sakit Bhakti Husada, Jakarta. Jenazah politisi yang menjabat sebagai Bupati Wonosobo periode 2016–2021 itu akan dimakamkan Selasa (30/9/2025) di kampung halamannya, Boto, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo.
Kabar meninggalnya mantan Bupati Wonosobo Eko Purnomo dikonfirmasi oleh tokoh PPP setempat, Ibnu Khottob. Ia menyebut, almarhum diduga mengalami serangan jantung saat hendak sarapan di hotel tempatnya menginap selama menghadiri Muktamar Ke-X PPP di Jakarta.
"Malam hingga pagi hari, saya masih sempat komunikasi via WA. Beliau terlihat sehat dan tidak mengeluh sakit. Namun saat hendak sarapan, beliau mengeluh dadanya sakit. Langsung dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal saat tiba di IGD," jelasnya.
Eko Purnomo diketahui berangkat ke Jakarta sehari sebelumnya, Minggu (28/9/2025), bersama rombongan pengurus DPC dan PAC PPP Wonosobo. Menurut Khottob, selain mengikuti muktamar, almarhum juga berencana mengambil mobil koleksi miliknya di ibu kota.
Salah satu perwakilan keluarga, Zaenudin, yang juga Kepala Desa Beran Kepil, menyampaikan bahwa jenazah mantan Bupati Wonosobo Eko Purnomo akan tiba di rumah duka di Boto, Sapuran pada Senin malam.
"Rencana pemakaman insya Allah besok pagi, di pemakaman keluarga di Boto," ujarnya singkat.
Berbagai ucapan belasungkawa mengalir dari masyarakat dan tokoh politik Wonosobo, termasuk melalui sejumlah grup percakapan daring. Eko Purnomo meninggal dunia diusia 47 tahun.
Sebelum menjadi Bupati Wonosobo, Eko Purnomo meniti karier politik sebagai anggota DPRD Wonosobo selama dua periode dari Partai Demokrat. Ia mewakili Dapil Sapuran-Kepil dan sempat memperoleh suara tertinggi di wilayah tersebut.
Namanya mencuat secara nasional usai memenangi Pilkada 2015 bersama Agus Subagiyo. Pasangan Eko–Agus diusung oleh koalisi Partai Golkar, PPP, PKS, dan Hanura, mengungguli dua pasangan calon lainnya yang didukung partai-partai besar seperti PKB, PDI Perjuangan, dan Gerindra.
Meski menjabat sebagai petahana, mantan Bupati Wonosobo Eko Purnomo tidak kembali mencalonkan diri pada Pilkada 2021. Saat itu, ia sempat diajukan oleh DPC PPP, namun tidak mendaftarkan diri hingga batas akhir pendaftaran calon.
Setelah masa jabatannya berakhir, Eko Purnomo bergabung secara formal ke PPP dan menjabat sebagai Bendahara Umum DPC PPP Wonosobo. Pada Pemilu Legislatif 2024, ia mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Dapil VI (Wonosobo, Temanggung, Magelang, dan Purworejo), namun gagal memperoleh kursi.
Di luar politik, ia dikenal sebagai pengusaha melalui usaha keluarga CV Mekar Abadi dan memiliki hobi mengoleksi mobil-mobil antik.