Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Longsor Wonosobo Putus Jalur Alternatif Dieng via Watumalang, Roda Empat Dilarang Lewat

LONGSOR - Bahu jalan alternatif menuju Dieng via Watumalang longsor dan tidak bisa dilewati kendaraan roda 4.

Wonosobo — Akses jalan alternatif menuju kawasan wisata Dieng dari Dusun Lamuk, Desa Kalidesel, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo, dilaporkan putus total akibat longsor Wonosobo yang terjadi pada Rabu (17/9/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.


Peristiwa longsor Wonosobo ini membuat kendaraan roda empat tidak bisa melintas di lokasi. Sementara itu, sepeda motor dan mobil kecil masih diperbolehkan lewat dengan kewaspadaan tinggi.


Camat Watumalang, Ony Wiyono mengatakan, bahwa kejadian longsor Wonosobo ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam durasi cukup panjang. Ia menambahkan bahwa kondisi tanah di sekitar lokasi masih rawan bergerak.


"Kendaraan besar diminta putar balik. Untuk sementara hanya kendaraan roda dua dan roda empat kecil yang bisa lewat," ujar Ony pada Kamis (18/9/2025).


Berdasarkan data dari Pemerintah Kecamatan Watumalang, longsoran di Kalidesel ini memiliki panjang sekitar 16 meter dan tinggi mencapai 8 meter. Retakan tanah juga ditemukan di dua sisi jalan: sepanjang 15 meter di kanan dan 15 meter di kiri titik longsor.

Meski lokasi longsor Wonosobo tersebut cukup dekat dengan permukiman warga, hingga kini belum ada instruksi untuk evakuasi. "Kecuali jika kondisi semakin mengkhawatirkan, warga akan diungsikan," kata Ony.


Warga setempat sudah memasang tanda peringatan di sekitar area longsor Kalidesel sebagai langkah antisipatif terhadap kemungkinan longsor susulan.


Akibat longsor Wonosobo ini, akses logistik serta mobilitas masyarakat terganggu, terutama bagi kendaraan roda empat. Pemerintah Kecamatan Watumalang mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan mencari jalur alternatif lainnya.


Kebutuhan mendesak saat ini di lokasi longsor adalah terpal dan kantong pasir. Keduanya diperlukan untuk mengalihkan aliran air hujan agar tidak memperparah kondisi tanah yang sudah labil.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube