Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Longsor di Mojotengah Wonosobo, Tutupi Jalan Kabupaten

MATERIAL - Warga bersama petugas gabungan membersihkan material tanah longsor
yang menutupi jalan di Derongisor
Mojotengah
Wonosobo. (dok.)

Wonosobo — Musibah tanah longsor kembali terjadi di Desa Derongisor Kecamatan Mojotengah, Wonosobo, Selasa sore 28 Oktober 2025. Longsor terjadi setelah wilayah tersebut hujan deras selama sekitar tiga jam.


Material longsor berupa tanah dan rumpun bambu menutupi hampir seluruh badan jalan kabupaten sepanjang sekitar 12 meter dan tinggi mencapai 7 meter.


Akibat tanah longsor Wonosobo itu, akses utama warga di jalur Derongisor hingga pukul 21.30 WIB masih tertutup total. Kendaraan roda dua maupun roda empat belum dapat melintas karena tim penanganan masih berupaya membersihkan material.


Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo, Sumekto Hendro, membenarkan terjadinya tanah longsor Wonosobo tersebut. Ia mengatakan pihaknya segera menerjunkan tim lapangan untuk melakukan penanganan cepat bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mojotengah dan relawan.


"Begitu mendapat laporan dari warga, tim BPBD bersama unsur Forkopimcam Mojotengah dan relawan langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan upaya pembukaan akses," ujar Sumekto Hendro dalam keterangan resminya, Rabu (29/10/2025).


Sumekto menjelaskan, kondisi cuaca yang tidak menentu dan medan terjal menjadi tantangan dalam proses evakuasi material tanah longsor Wonosobo di jalur Derongisor. Meski begitu, tim terus melakukan pembersihan secara bertahap untuk membuka kembali akses warga.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan, TNI, Polri, serta relawan dari berbagai RPB di sekitar lokasi. Upaya pembersihan sedang dilakukan manual dan akan dilanjutkan menggunakan alat berat bila diperlukan," imbuhnya.


Dalam penanganan tanah longsor Wonosobo ini, unsur yang terlibat meliputi BPBD Kabupaten Wonosobo, Kecamatan Mojotengah, Koramil Mojotengah, Polsek Mojotengah, RPB Mojotengah, RPB Soboalas, RPB Watumalang, RPB Kejajar, RAPI 07 Wonosobo, Bagana, Sarkab Wonosobo, serta warga setempat.


Selain membersihkan material longsoran, BPBD juga mengimbau masyarakat sekitar agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan. Curah hujan di wilayah Wonosobo dalam beberapa hari terakhir masih tergolong tinggi dan berpotensi memicu kerusakan tambahan di tebing sekitar jalan.


"Kami minta masyarakat berhati-hati dan segera melapor jika melihat tanda-tanda longsor susulan. Tim BPBD akan terus memantau kondisi di lapangan," kata Sumekto Hendro.


Tanah longsor Wonosobo di jalur Derongisor menambah daftar titik rawan bencana di Kabupaten Wonosobo pada musim hujan tahun 2025 ini. Pemerintah daerah bersama BPBD tengah memperkuat mitigasi dan pemantauan di wilayah dengan kontur lereng terjal, termasuk Mojotengah, Garung, dan Kalikajar.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube