Wonosobo — Hujan deras selama dua hari berturut-turut menyebabkan jalan amblas di Wonosobo, tepatnya di Dusun Prumasan, Desa Kalibening, Kecamatan Sukoharjo. Peristiwa yang terjadi antara Jumat (24/10/2025) sore hingga Sabtu (25/10/2025) dini hari itu mengakibatkan jalan utama sepanjang 40 meter ambles sedalam sekitar satu meter.
Amblesnya jalan yang menjadi akses utama menuju Dusun Prumasan membuat aktivitas warga terganggu. Jalur tersebut kini tidak bisa dilalui kendaraan dan warga harus memutar cukup jauh lewat Desa Garung Lor.
Kepala Desa Kalibening, Mugiyono, mengatakan jalan amblas di Wonosobo itu disebabkan derasnya curah hujan yang mengguyur wilayahnya sejak Jumat siang hingga menjelang subuh. Ia menyebut peristiwa ini merupakan salah satu dampak musim penghujan yang mulai intens melanda daerah pegunungan.
"Amblesnya jalan itu sangat merepotkan warga Prumasan yang hendak keluar desa. Mereka terpaksa memutar melalui Garung Lor yang jaraknya cukup jauh," ujarnya, Rabu (29/10/2025).
Mugiyono menambahkan bahwa kerusakan jalan sudah dilaporkan ke pihak Kecamatan Sukoharjo dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo. Namun hingga kini belum ada penanganan di lokasi jalan amblas di Wonosobo tersebut.
"Sudah kami laporkan ke pihak kecamatan, tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut," tambahnya.
Selain jalan yang ambles, wilayah Dusun Prumasan diketahui berada di zona rawan pergerakan tanah. Beberapa bangunan sekolah seperti SD dan TK sempat mengalami keretakan cukup parah akibat kondisi tanah yang tidak stabil.
Pemerintah desa mewanti-wanti masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor atau amblasnya permukaan jalan saat hujan deras berlangsung lama.
"Kami sudah mengimbau warga sekitar agar tidak beraktivitas terlalu lama di area yang terindikasi rawan. Kondisi tanah di Kalibening memang labil," kata Mugiyono.
Hingga Kamis (30/10/2025), petugas BPBD masih melakukan pemetaan dampak dan pemeriksaan lapangan terkait jalan amblas di Wonosobo itu. Warga berharap segera ada langkah darurat agar akses utama Dusun Prumasan dapat kembali dilalui.