Wonosobo — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Gerakan Pramuka di Kabupaten Wonosobo yang digelar pada Kamis (14/8/2025) di halaman Pendopo Kabupaten berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat.
Mengangkat tema 'Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa', kegiatan ini tak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum strategis dalam penguatan karakter generasi muda dan semangat kebangsaan.
Sebanyak 650 peserta yang berasal dari berbagai Gugus Depan (SD, SMP, SMA, dan SMK), pengurus Kwarcab, serta Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) turut ambil bagian dalam upacara tersebut.
Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Wonosobo, Afif Nurhidayat menegaskan, bahwa di tengah tantangan era digital, peran Pramuka semakin krusial dalam membentuk karakter dan daya tahan bangsa.
"Tantangan kita hari ini tidak sederhana. Digitalisasi, disrupsi informasi, serta ancaman sosial seperti judi online dan narkoba, menjadi ancaman nyata bagi generasi muda. Di sinilah Pramuka harus hadir sebagai solusi strategis," ujar Afif.
Ia menekankan bahwa Gerakan Pramuka perlu bertransformasi dengan era. Tak sekadar mengikuti perkembangan teknologi, namun juga aktif menyebarkan konten positif, menangkal hoaks, serta memperkuat narasi kebangsaan di dunia maya.
Selaras dengan visi Asta Cita Presiden RI, Afif juga menyoroti pentingnya peran Pramuka dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan. Dengan kolaborasi lintas sektor, mulai dari Gugus Depan di tingkat dasar hingga perguruan tinggi, Pramuka didorong menjadi motor penggerak wirausaha muda yang akan membawa kontribusi signifikan bagi pembangunan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi. Ini adalah kunci mencetak generasi muda yang unggul, mandiri, dan berdaya saing," tegas Afif.
Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Gerakan Pramuka sebagai pilar pembentukan generasi masa depan, yakni mereka yang tak hanya cerdas secara intelektual, namun juga kuat secara karakter dan berjiwa nasionalisme tinggi.
Sementara itu, Sekretaris Kwarcab Wonosobo, Rochmat menambahkan, bahwa peringatan HUT tahun ini dirangkaikan dengan berbagai kegiatan pengabdian sosial.
Mulai dari donor darah, penanaman pohon, hingga edukasi wawasan kebangsaan khusus untuk peserta pramuka penggalang tingkat SD.
Tak hanya itu, orientasi pembina dan program Karang Pamitra turut dilaksanakan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas dan dedikasi para pembina di berbagai jenjang, sebagai garda terdepan pendidikan karakter dalam Pramuka.
"Harapan kami, karakter para anggota Pramuka terus meningkat dengan konsisten melaksanakan 7 kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari," ucap Rochmat.
Sebagai bentuk apresiasi, acara juga memberikan penghargaan kepada 12 anggota dewasa yang telah mengabdi dalam Gerakan Pramuka selama 5 hingga 25 tahun.