Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

127 Orang di Purworejo Keracunan MBG, 23 Masih Dirawat

DIRAWAT - Siswa yang diduga mengalami keracunan makanan MBG di Purworejo
sedang dirawat di fasilitas kesehatan. (ari sunandar/diswayjateng.com)

PURWOREJO — Jumlah korban dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, terus bertambah. Hingga, Jumat 3 September 2025, total korban keracunan makanan MBG Purworejo telah mencapai 127 orang.


Rinciannya, 23 orang di antaranya masih menjalani perawatan medis di rumah sakit dan puskesmas.


Informasi perkembangan kejadian keracunan makanan MBG Purworejo ini disampaikan oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Purworejo, dr Tolkha, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo.


Ia menyatakan, pendataan dilakukan menyeluruh di seluruh fasilitas kesehatan yang menerima laporan pasien dengan gejala keracunan makanan MBG Purworejo.


"Data yang terakhir adalah 127 orang yang diduga (keracunan MBG)," ujar dr Tolkha.

Dari 127 korban keracunan makanan MBG Purworejo tersebut, sebanyak 104 menjalani rawat jalan. Sementara 23 orang lainnya masih dirawat di fasilitas kesehatan seperti RSUD dr Tjitrowardojo, RS Tjokronegoro, RS Panti Waluyo, dan beberapa puskesmas di sekitar kota.


Sebagian besar korban keracunan makanan MBG Purworejo adalah pelajar dari dua sekolah, yakni SMAN 3 Purworejo dan SMPN 8 Purworejo. Dari ratusan korban tersebut, terdapat satu guru yang turut mengalami gejala serupa.


Pemkab Purworejo melalui Satgas MBG menyatakan bahwa peristiwa keracunan makanan MBG Purworejo ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan program. Salah satu langkah konkret adalah peningkatan pengawasan terhadap dapur penyedia makanan di bawah program MBG.


"Kami sudah mengimbau seluruh dapur untuk meningkatkan kualitas kontrol makanan, termasuk memastikan SOP dijalankan secara ketat," kata dr Tolkha.


Ia menambahkan, semua korban keracunan makanan MBG Purworejo akan ditangani dengan maksimal oleh tenaga medis, baik di puskesmas maupun rumah sakit. Pemerintah juga berjanji akan melakukan evaluasi mendalam terhadap seluruh dapur MBG yang tersebar di wilayah Purworejo.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube