Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Viral Video Joget Pria di Kantor Kecamatan Sooko, Bupati Mojokerto Angkat Bicara

TEGAL — Sebuah video yang menampilkan joget dan dangdutan di kantor pelayanan publik Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, telah membuat masyarakat marah.


Di tengah upaya efisiensi yang diterapkan oleh pemerintah, yang berdampak pada melemahnya ekonomi, acara dangdutan sambil joget-joget justru diadakan.


Berbagai komentar tajam dituliskan pada unggahan video yang diposting di grup Info Lantas Mojokerto. Sebagian besar dari mereka merasa prihatin dengan aksi yang berlangsung di kantor pemerintahan tersebut.


Kondisi ini seolah tidak mencerminkan rasa empati di tengah situasi ekonomi masyarakat yang semakin sulit. ''Kan ini pasti menggunakan uang rakyat, Mane. Sudah tidak perlu bayar pajak,'' komentar akun Abista.


Ada juga yang sangat marah hingga meminta agar kantor tersebut dijadikan tempat hiburan saja. ''Kantornya dijadikan diskotik saja, mantab,'' keluh Dhafit Hermawan.


Dikonfirmasi, Sekdakab Mojokerto, Teguh Gunarko, menegaskan bahwa ia telah menegur Camat Sooko secara langsung terkait peristiwa ini.

''Saya sudah memberikan teguran kepada Camat Sooko. Hati-hati dalam menggunakan ruang publik,'' ungkapnya.


Teguran juga disampaikan oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa. Pemimpin tertinggi di lingkungan Pemkab Mojokerto ini juga memberikan teguran keras terkait peristiwa tersebut. Terlebih lagi, dangdutan yang disertai aksi joget-joget itu diadakan di kantor pemerintahan.


“Saya imbau kepada semua pegawai pemerintah Kabupaten Mojokerto tanpa terkecuali untuk berhati-hati ketika menyelenggarakan acara di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto,'' ungkapnya.


Menurutnya, setiap gerak gerik pejabat ataupun ASN harus mencerminkan rasa empati kepada masyarakat. Termasuk saat menggelar kegiatan di kantor pemerintahan juga harus yang mendidik dan menjadi cerminan yang baik bagi masyarakat.


''Jangan sampai membuat kegiatan yang mengusik hati masyarakat. Seharusnya sebagai pegawai pemerintah harus dapat memberi contoh yang baik kepada masyarakatnya, melihat kondisi negara kita sekarang ini banyak sorotan kepada pegawai negara,'' tegasnya.