Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Viral Video Dosen Adu Mulut dengan Tetangga, Kampus Sebut Masalah Pribadi

TEGAL — Viral di media sosial, sebuah video menunjukkan aksi seorang pria gempal berambut uban yang diduga sebagai dosen universitas di Malang, tengah terlibat cekcok dengan tetangganya.


Tidak hanya cekcok, oknum dosen tersebut bahkan diceritakan sampai berguling-guling di lahan pertanian.


Aksi dosen ini kini menjadi perhatian publik, hingga pihak kampus pun memberikan tanggapan.


Dosen merupakan tenaga pendidik profesional dan ilmuwan yang bertugas di perguruan tinggi.


Berdasarkan cuplikan beberapa video yang beredar di Instagram, terlihat seorang pria gempal berambut uban yang diidentifikasi sebagai dosen UIN Malang terlibat adu mulut dengan seorang wanita yang merekam kejadian tersebut.


Dugaan yang dilayangkan kepada dosen tersebut dalam narasi video mencakup pelecehan, pencemaran nama baik, dan perusakan mobil rental milik pelapor.


Pihak kampus buka suara


Pihak Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang buka suara menanggapi beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan salah seorang dosennya terlibat dalam perseteruan sengit di suatu lingkungan permukiman.

Pihak kampus mengonfirmasi status kepegawaian pria tersebut benar sebagai dosen, tetapi menegaskan insiden itu merupakan masalah pribadi yang tidak berkaitan dengan institusi.


Menanggapi hal ini, Pranata Humas Ahli Muda UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, M Fathul Ulum menyatakan konflik ini merupakan masalah antar-tetangga.


"Iya, benar (yang bersangkutan adalah) dosen UIN. Itu masalah antar-tetangga," kata Fathul Ulum pada Minggu (14/9/2025), mengutip Tribunbanten.


Fathul Ulum menegaskan pihak kampus memandang persoalan ini murni sebagai urusan personal dosen tersebut.


Menurutnya, penyelesaian masalah harus diserahkan kepada pihak yang terlibat secara pribadi.


"Jadi itu urusan pribadinya orangnya. Biar diselesaikan sendiri antar tetangga," katanya.


Hingga saat ini, pihak universitas menyerahkan sepenuhnya penyelesaian masalah tersebut kepada individu yang bersangkutan, sembari menjaga jarak institusional dari konflik personal tersebut.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube