TEGAL — Sebuah video yang menunjukkan keluarga pasien mengkritik dan mendesak seorang dokter spesialis ginjal di RSUD Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, untuk melepas masker saat memeriksa pasien, menjadi viral di media sosial.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa (12/8/2025) pagi itu terekam dalam video berdurasi antara 41 detik hingga 1 menit 5 detik.
Dalam rekaman tersebut, seorang anggota keluarga pasien terdengar meminta dokter dr. Syahpri Putra Wangsa, Sp.PD, K-GH, FINASIM untuk membuka masker sambil mengeluhkan penanganan terhadap pasien yang dirawat di ruang VVIP selama tiga hari.
Meskipun menolak dengan cara yang halus karena tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) rumah sakit, dr. Syahpri akhirnya membuka masker di bawah tekanan, bahkan sempat dipegang bagian belakang lehernya oleh keluarga pasien.
Kasubag Humas RSUD Sekayu, Dwi Marsilviah, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan rapat internal untuk mengklarifikasi kronologi dan motif insiden tersebut.
"Ya benar, beliau memang dokter spesialis ginjal yang dikenal sabar. Hari ini akan dibahas untuk mengetahui duduk perkara," kata Dwi, Rabu (13/8/2025), mengutip laman HARIAN MISTAR.
Video yang diunggah oleh akun Mimin Sekayu memicu perdebatan di kalangan publik. Banyak warganet mengecam tindakan keluarga pasien yang dianggap tidak sopan dan melanggar hak tenaga kesehatan.
Beberapa komentar warganet
@Apri Yanti: “Setiap tindakan ada SOP. Sangat disayangkan, seharusnya bisa dikomunikasikan dengan baik.”
@Ardie Bewe: “RSUD harus klarifikasi. Dokter tidak boleh dipaksa melepas masker saat bekerja.”
@Iin Parlina: “Dokternya baik dan profesional. Tolak segala bentuk kekerasan terhadap tenaga kesehatan.”
Mayoritas publik berharap kejadian seperti ini tidak terulang dan meminta perlindungan lebih bagi tenaga medis saat bertugas.