Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Viral Kandang Kera Kotor di Medan Zoo, Begini Kondisi Terkini

TEGAL — Sebuah video yang menunjukkan keadaan kandang kera di Medan Zoo, Kota Medan, Sumatera Utara, menjadi viral di media sosial karena terlihat kotor, berantakan, dan sangat memprihatinkan.


Namun, setelah video tersebut menjadi perbincangan hangat, kandang monyet kini terlihat bersih, teratur, dan tidak berbau.


Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @pembasmi.kehaluaan.reall, tampak kandang monyet di Medan Zoo dalam keadaan kotor, dipenuhi sisa makanan yang diduga sudah membusuk, serta kayu-kayu yang tergantung dalam keadaan berantakan.


Menindaklanjuti berita viral tersebut, kebun binatang yang terletak di Jalan Bunga Rampai, Kecamatan Medan Tuntungan, menunjukkan bahwa kondisi kandang monyet hitam Sulawesi kini jauh lebih baik.


Kayu-kayu yang sebelumnya berantakan telah tertata dengan rapi, sisa makanan yang membusuk telah dibersihkan, dan kandang tidak lagi mengeluarkan bau yang menyengat.


Kera Sulawesi juga terlihat lincah bergelantungan di pagar besi dan tampak sehat. Beberapa pengunjung juga terlihat memberi makan kepada satwa tersebut.

Selain monyet hitam Sulawesi, satwa lain seperti burung, orang utan, harimau, musang, ular, dan gajah juga tampak dalam keadaan sehat.


Meskipun demikian, masih ada beberapa kandang yang terlihat sedikit kotor dengan sisa makanan dan kotoran hewan yang diduga belum dibersihkan oleh petugas.


Salah satu pengunjung, Wil, mengaku baru pertama kali mengunjungi Medan Zoo. Ia menilai kebun binatang ini memerlukan perhatian lebih dari pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Medan.


"Tempatnya kurang diperhatikan, seperti hutan belantara di sini. Jika kita lihat kondisi hewannya, ada yang baik dan ada yang kurang baik, begitu juga dengan kandangnya, ada yang baik dan ada yang kurang baik, intinya perlu perhatian lebih," kata Wil, mengutip laman Beritasatu.com.


Sepinya jumlah pengunjung diduga menjadi penyebab utama minimnya perawatan kandang dan satwa, serta terhambatnya pembangunan Medan Zoo.


Pendapatan dari tiket pengunjung selama ini menjadi sumber utama pembiayaan pakan, perawatan satwa, pemeliharaan kandang, hingga honor karyawan.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube