TEGAL — Belakangan ini dunia maya dihebohkan dengan video seorang sopir truk menyenggol mobil porsche. Hal ini tentu langsung membuat heboh warganet.
Kejadian sopir truk menyenggol mobil porsche ini, terjadi di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Kejadian sopir truk menyenggol mobil porsche tentu menjadi perhatian banyak orang.
Karena perbedaan harga yang sangat jauh antara kedua kendaraan, tetapi juga karena sikap luar biasa yang ditunjukkan oleh pemilik Porsche.
Berikut ini akan kami jelaskan kronologi awal kejadian sopir truk menyenggol mobil porsche, yuk simak terus ulasannya dibawah ini.
Kronologi sopir truk menyenggol Porsche
Insiden sopir truk menyenggol mobil porsche ini terjadi saat kondisi jalan sedang macet akibat adanya perbaikan. Menurut pemilik Porsche, Emmanuel Alvino, ia mengendarai mobilnya di jalur kiri.
Tiba-tiba, dari arah samping, sebuah truk besar pengangkut barang mulai bergerak mendekat. Karena mobil Porsche yang ceper dan kecil, sopir truk mungkin tidak menyadarinya di kaca spion.
Alvino sempat membunyikan klakson beberapa kali, namun truk tersebut tetap bergerak hingga akhirnya bagian belakang kanan mobil Porsche miliknya tersenggol.
Akibatnya, beberapa bagian mobil sport senilai miliaran rupiah itu mengalami kerusakan cukup parah, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp120 juta.
Kerusakan ini meliputi tiga panel. Di mana salah satu ban belakang yang harganya bisa mencapai Rp100 juta, panel di atas ban, dan panel yang patah.
Setelah insiden sopir truk menyenggol mobil porsche ini, sopir truk langsung berhenti dan tampak sangat panik dan ketakutan. Ia terlihat menangis, membayangkan harus mengganti rugi kerusakan yang nilainya sangat fantastis.
Kondisi ini pun sempat menjadi tontonan warga sekitar yang berada di lokasi.
Sikap mulia pemilik Porsche
Di sinilah cerita menjadi sangat viral dan menyentuh hati banyak orang. Emmanuel Alvino, sang pemilik Porsche, tidak menunjukkan amarah sedikit pun.
Sebaliknya, ia justru bersikap sangat tenang dan penuh empati. Alvino meminta stafnya untuk tidak menahan sang sopir truk.
Saat sedang berdiskusi, Alvino mendengar perkataan seorang teman dari sopir truk yang membuat hatinya tergerak. Teman tersebut bercerita bahwa sang sopir telah menganggur selama enam bulan dan baru kembali bekerja.
Ia juga menceritakan bagaimana istri dan anak-anaknya hanya bisa makan nasi dengan garam di rumah. Mendengar cerita ini, Alvino langsung merasa iba.
Tanpa pikir panjang, ia mengambil keputusan untuk memaafkan sang sopir dan tidak menuntut ganti rugi apa pun. Alvino bahkan mengajak kedua sopir tersebut makan bersama dan memberikan pesan agar lebih berhati-hati di jalan dan tidak mengantuk.
Sopir truk yang merasa bersalah dan terharu langsung memeluk Alvino sambil menangis. Dia tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih berkali-kali.
Alvino pun menegaskan bahwa keputusannya untuk memaafkan bukan karena ia tidak peduli. Melainkan karena ia melihat kejujuran dan kepasrahan yang tulus dari sang sopir.
Pelajaran berharga
Kisah sopir truk menyenggol mobil Porsche ini dengan cepat menyebar dan menuai banyak pujian dari warganet. Banyak yang menyebut Alvino sebagai sosok yang berhati mulia dan tidak sombong.
Sikapnya menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di tengah kesenjangan sosial, rasa kemanusiaan dan empati tetap harus diutamakan.
Kebaikan yang ditunjukkan Alvino tidak hanya meringankan beban sopir truk, tetapi juga memberikan inspirasi bagi banyak orang. Yakni untuk selalu bersikap bijak dan mengedepankan belas kasih dalam menghadapi masalah.
Kisah ini mengajarkan kita bahwa kekayaan bukan hanya diukur dari harta, tetapi juga dari hati yang tulus dan lapang.