Beberapa waktu lalu masyarakat banyak yang melakukan pengibaran bendera one piece, hal tersebut tentu memicu perdebatan.
Bendera one piece ini bergambarkan bajak laut yang sering dikenal dengan Jolly Roger, yang menampilkan tengkorak dengan topi Jerami menjadi simbol ekspresi yang menarik perhatian publik.
Namun banyaknya orang yang mengibarkan bendera one piece ini membuat perdebatan yang cukup panjang, pasalnya beberapa pihak menganggap pengibaran bendera ini mengganggu kesakralan Hari Kemerdekaan dan simbol negara, yaitu Bendera Merah Putih.
Sementara itu, banyak yang memandang pengibaran bendera one piece hal ini sebagai bentuk ekspresi kreatif dan bukan ancaman terhadap persatuan bangsa.
Perdebatan ini lantas memicu rasa penasaran masyarakat, bagaimana sikap pemerintah, terutama Presiden Prabowo Subianto, terhadap fenomena ini?
Tanggapan Presiden Prabowo yang Menyejukkan
Melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Presiden Prabowo Subianto akhirnya memberikan tanggapan yang menyejukkan.
Mensesneg Prasetyo menyampaikan bahwa Presiden Prabowo tidak mempermasalahkan pengibaran bendera one piece selama hal itu dimaknai sebagai wujud ekspresi, kritik, atau bagian dari budaya populer.
"Pemerintah sangat terbuka," ucap Mensesneg Prasetyo. "Kalau makna kritikan kita sangat terbuka, pemerintah sangat terbuka."
Sikap ini menunjukkan bahwa Presiden Prabowo memahami dan menghargai cara-cara unik generasi muda dalam menyampaikan aspirasi atau sekadar berekspresi.
Alih-alih merespons dengan pelarangan atau stigma negatif, pemerintah justru melihat fenomena ini sebagai cerminan adanya hal-hal yang perlu dibenahi.
Pentingnya Menjaga Kesakralan Bendera Merah Putih
Meskipun memberikan kelonggaran, Presiden Prabowo juga memberikan penekanan penting. Beliau menegaskan bahwa bendera one piece tidak boleh disandingkan atau dipertentangkan dengan Bendera Merah Putih.
"Tapi, jangan ini dibawa atau dibentur-benturkan kepada, disandingkan, atau dipertentangkan dengan bendera Merah Putih," tegas Mensesneg Prasetyo, mengutip arahan Presiden.
Pesan ini sangat jelas: ekspresi boleh, tapi kesakralan Bendera Merah Putih sebagai simbol resmi bangsa harus tetap dijaga.
Bendera Merah Putih adalah lambang perjuangan, pengorbanan para pahlawan, dan pemersatu seluruh rakyat Indonesia.
Pemerintah Mendengarkan dan Berintrospeksi
Menariknya, fenomena ini juga menjadi bahan introspeksi bagi pemerintah. Presiden Prabowo menyadari bahwa pengibaran bendera one piece ini bisa jadi merupakan bentuk protes "dalam diam" dari masyarakat, terutama generasi muda.
Pemerintah mengakui bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dan terus berusaha untuk memperbaiki diri.
Dengan sikap yang tidak reaktif dan mau mendengarkan, pemerintah menunjukkan kedekatan dengan rakyat dan membuka ruang dialog.
Sikap Presiden Prabowo menanggapi pengibaran bendera one piece ini pun mendapat respons positif dari berbagai pihak. Banyak yang memuji kebijaksanaan dan pemahaman beliau terhadap fenomena budaya populer di kalangan generasi muda.
Hal ini dianggap sebagai jembatan untuk mendekatkan pemerintah dengan rakyatnya, serta mengarahkan semangat kreatif anak muda ke arah yang lebih positif dan nasionalis.