TEGAL — Rekaman video seorang pria yang mengenakan kaos hitam menabrakkan dirinya ke mobil di depan Lapas Kelas I Kesambi, Kota Cirebon, menjadi viral di media sosial. Tindakan pria tersebut diduga hanya sebagai modus untuk melakukan pemerasan dengan berpura-pura sebagai korban kecelakaan.
Polres Cirebon Kota segera mengambil tindakan dengan mengamankan terduga pelaku yang berinisial T dan menetapkannya sebagai tersangka dalam dugaan tindak pemerasan dengan kekerasan.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Islandar, menjelaskan bahwa modus yang digunakan oleh tersangka adalah berpura-pura tertabrak. Selanjutnya, ia meminta uang untuk biaya pengobatan.
"Peristiwa ini menimpa salah satu pengendara mobil yang terjadi pada Selasa (16/9/2025), pukul 13.00 WIB. Pelaku menabrakkan dirinya ke mobil. Modus kejahatan ini dilakukan secara acak," ujar AKBP Eko Islandar pada Rabu, 17 September 2025, mengutip Suara Cirebon.
Menurut Kapolres, anggotanya langsung memburu pelaku setelah video tersebut viral. Dalam waktu singkat, pelaku berhasil ditangkap. Hasil penyidikan menunjukkan bahwa tindakan pelaku memenuhi unsur tindak pidana pemerasan dengan kekerasan.
"Kemarin sore, pelaku berhasil kita amankan. Satu orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka," ungkapnya.
Dari bukti awal, kendaraan korban mengalami kerusakan pada bagian spion akibat tindakan pelaku. Polisi sedang meminta keterangan dari saksi, rekaman CCTV, dan fakta-fakta lain di lapangan untuk mengungkap lebih dalam modus yang dilakukan oleh pelaku.
Sementara itu, berdasarkan rekaman video viral yang beredar di media sosial, terlihat ada seorang pelaku lain yang diduga merupakan rekan tersangka. Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku tersebut.
“Perkara ini kami proses sesuai Pasal 368 ayat (1) KUHP tentang pemerasan dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun. Tersangka sudah resmi ditahan dan proses hukum berjalan,” tegasnya.
Dalam video itu, terlihat seorang pria yang mengenakan kaos hitam tiba-tiba muncul di depan mobil korban, saat traffic light menunjukkan lampu hijau dan mobil melaju perlahan. Pelaku terlihat memegangi spion mobil kemudian menjatuhkan diri ke aspal, agar tampak menjadi korban tabrakan.
Beruntung, peristiwa itu direkam sang pemilik mobil yang menyadari adanya modus pemerasan dan pelaku berpura-pura menjadi korban kecelakaan. Pemilik mobil pun melaporkan peristiwa yang terjadi, pada Selasa (16/9/ 2025) tersebut.