TEGAL — Nama Vidi Aldiano tidak hanya dikenal sebagai penyanyi berbakat dengan suara merdunya, tetapi juga sebagai sosok yang menginspirasi banyak orang melalui perjuangannya melawan penyakit kanker.
Vidi Aldiano mengabarkan mengenai diagnosis kanker ginjal yang diidapnya pada tahun 2019, perjalanan ini tentu bukan hal yang mudah tetapi semangat dan sikap positifnya telah menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.
Lalu apa diagnosis awal dari penyanyi Vidi Aldiano? Berikut ini akan kami bahas secara lengkap.
Awal Mula Diagnosis dan Perjuangan
Semua berawal pada Oktober 2019, ketika Vidi Aldiano merasakan gejala yang tidak biasa, yaitu suaranya yang hilang. Awalnya, ia mengira masalah ini berkaitan dengan pita suaranya.
Namun, setelah melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut, ia justru didiagnosis menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi. Rasa penasaran mendorongnya untuk mencari tahu lebih dalam, hingga akhirnya ia mengetahui bahwa ia mengidap kanker ginjal stadium 3.
Pada Desember 2019, Vidi Aldiano menjalani operasi pengangkatan ginjal di Singapura. Operasi tersebut berhasil, namun tim dokter menemukan bahwa sel kanker yang diidapnya cukup agresif. Sejak saat itu, ia harus menjalani pemeriksaan rutin dan terus memantau kesehatannya.
Kanker yang Menyebar dan Pengobatan Berkelanjutan
Perjalanan Vidi Aldiano melawan kanker tidak berhenti di sana. Pada September 2023, ia kembali mengumumkan bahwa sel kanker tersebut telah menyebar ke beberapa titik di tubuhnya.
Kondisi ini mengharuskannya untuk menjalani perawatan kemoterapi secara rutin, yang ia sebut sebagai "spa day." Meskipun demikian, ia tetap berusaha menjalani hidupnya dengan normal dan terus berkarya.
Ia juga terus mencari pengobatan alternatif. Ia sempat menjalani program detoks di Thailand selama dua minggu dengan hanya mengonsumsi cairan. Selain itu, ia juga menjalani pengobatan di Penang, Malaysia, karena obat yang dibutuhkan tidak tersedia di Indonesia.
Efek Samping Pengobatan dan Semangat yang Tak Padam
Perjuangan penyanyi yang satu ini dalam menjalani pengobatan kanker berdampak pada kondisi fisiknya. Pada pertengahan tahun 2025, ia mengungkapkan bahwa berat badannya turun drastis hingga 10 kg.
Penurunan berat badan ini disebabkan oleh efek samping dari obat kemoterapi yang lebih keras. Meski kondisi ini sempat membuatnya merasa tidak percaya diri, ia terus mengupayakan pemulihan dengan berolahraga dan menjaga pola hidup sehat.
Dalam beberapa kesempatan, Vidi juga sempat terlihat kurang bugar, namun ia selalu berusaha menyebarkan aura positif. Ia juga menceritakan bahwa perjalanannya melawan kanker tidak selalu mudah dan ia sempat merasakan lelah. Namun, dukungan dari keluarga, sahabat, dan para penggemarnya menjadi sumber kekuatan terbesar baginya.
Pelajaran Berharga dari Vidi Aldiano
Kisah ini tentu menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya mendengarkan tubuh kita sendiri. Gejala sekecil apa pun tidak boleh disepelekan.
Selain itu, kisahnya juga mengajarkan tentang keteguhan, semangat pantang menyerah, dan pentingnya dukungan dari orang-orang terdekat dalam menghadapi cobaan berat.
Semoga Vidi Aldiano terus diberikan kekuatan dan kesehatan untuk bisa sembuh total dan terus menginspirasi kita semua. Perjuangannya membuktikan bahwa dengan semangat yang kuat, kita bisa menghadapi tantangan hidup apa pun.