Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Sadis! Sopir Angkot Aniaya Penumpang Wanita, Polisi Kejar Pelaku

TEGAL — Polsek Ciputat Timur telah mengklarifikasi video yang menjadi viral mengenai sopir angkot rute Ciputat-Kebayoran Lama yang diduga melakukan penganiayaan terhadap penumpangnya. Pihak kepolisian menyatakan bahwa insiden tersebut hanyalah sebuah cekcok, bukan penganiayaan.


Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan bahwa polisi telah berhasil menemukan kedua individu yang muncul dalam video tersebut. Mereka adalah MR (20), sopir angkot yang sempat disebut sebagai pelaku, dan SA (20), penumpang perempuan yang duduk di kursi depan sebagai terduga korban.


"Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap keduanya, kejadian tersebut bukanlah penganiayaan, melainkan hanya cekcok mulut antara MR dan SA yang disebabkan oleh cemburu atau kesalahpahaman. SA sendiri adalah pacar dari MR," ujar Bambang pada Kamis (18/9), mengutip tangselpos.


Bambang menambahkan bahwa saat cekcok berlangsung, SA secara tidak sengaja menendang pintu angkot bagian kiri. Karena pintu angkot dalam keadaan tidak terkunci, pintu tersebut terbuka. Hal ini membuat MR khawatir pacarnya akan terjatuh dari kendaraan.


“Karena takut SA jatuh, MR langsung berusaha menarik baju kekasihnya tersebut. Namun momen itulah yang kemudian terekam dan menimbulkan persepsi seolah terjadi penganiayaan,” jelasnya.

Setelah proses klarifikasi, kedua belah pihak sepakat memberikan keterangan resmi dan membuat video klarifikasi bersama. Selain itu, mereka juga menandatangani surat pernyataan di atas materai untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.


“Atas kejadian yang viral di medsos, kedua belah pihak sepakat membuat video klarifikasi dan surat pernyataan. Jadi, tidak ada penganiayaan,” tegas Bambang.


Sebelumnya, peristiwa yang diduga sebagai penganiayaan itu terjadi di Jalan Ciputat Raya, Kelurahan Pondok Pinang, Jakarta Selatan pada Kamis (4/9). Video yang beredar menimbulkan kekhawatiran publik hingga akhirnya polisi melakukan penelusuran.


Pada Jumat (5/9) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, pihak kepolisian berhasil menemukan angkot yang digunakan MR di wilayah Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat. Dari situlah polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sopir dan penumpang yang terlibat dalam rekaman video tersebut.


Dengan adanya klarifikasi ini, kepolisian berharap masyarakat tidak lagi salah menafsirkan peristiwa yang terjadi. Bambang juga mengimbau agar publik lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial dan memastikan kebenarannya sebelum menyebarkan.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube