TEGAL — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta berencana untuk membangun Taman Bendera Pusaka yang akan mengintegrasikan tiga taman di kawasan Kebayoran Baru, yaitu Taman Leuser, Taman Langsat, dan Taman Ayodya.
Rencana tersebut mengharuskan para pedagang di Pasar Barito untuk direlokasi. Namun, kenyataannya masih terdapat puluhan pedagang yang memilih untuk tetap bertahan.
Menurutnya, pihak wali kota telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang di Pasar Barito agar bersedia untuk direlokasi.
Lebih lanjut, pemerintah kota telah menyiapkan 10 pasar di bawah PD Pasar Jaya sebagai lokasi relokasi sementara, sebelum mereka dipindahkan ke Sentra Fauna Jakarta yang akan dibangun di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
"Pak Gubernur berencana untuk menjadikan relokasi ini lebih baik, lebih menarik sebagai pasar wisata hewan yang akan ada di Lenteng Agung. Luas area tersebut sekitar 7.500 meter, di sana nantinya akan ada kantor Satpol PP, pemadam kebakaran, dan pasar burung," ujarnya, laman republika.co.id.
Meskipun demikian, faktanya masih ada puluhan pedagang yang bertahan di Pasar Barito. Beberapa pedagang beralasan bahwa lokasi baru belum siap untuk ditempati.
Anwar menyatakan bahwa pihak wali kota akan terus melakukan pendekatan persuasif agar para pedagang di Pasar Barito mau direlokasi.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengambil tindakan represif dalam proses relokasi para pedagang tersebut.
"(Para pedagang) tetap harus berpindah, kami akan memberikan penjelasan. Selama ini ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi di sana juga," kata Anwar.
Jika para pedagang masih bertahan, Anwar menyatakan bahwa Pemkot akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.
Tindakan tersebut akan dikomunikasikan terlebih dahulu dengan Gubernur Jakarta, Pramono Anung.
Walaupun para pedagang masih bertahan, Anwar memastikan bahwa pelaksanaan groundbreaking pembangunan Taman Bendera Pusaka akan tetap dilaksanakan pada hari Jumat ini.
Hal ini dikarenakan lokasi groundbreaking tidak berhubungan langsung dengan area Pasar Barito.
"Tapi setelah itu kan kita akan membangun. Tentu saja kan ini kan aset-aset yang dipakai sekarang asetnya UMKM, harus dikembalikan," ujar Anwar.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi Jakarta, M Fajar Sauri, mengatakan pemanfaatan lahan di kawasan Barito akan digunakan untuk membangun Taman Bendera Pusaka.
Taman itu akan mengintegrasikan tiga taman besar di Jakarta Selatan, yaitu Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Barito.
“Kawasan ini akan mengintegrasikan Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Barito menjadi satu kesatuan ruang terbuka hijau yang luas, aman, dan ramah bagi semua,” kata dia.
Dengan luas hampir enam hektare, taman itu nantinya akan menyediakan berbagai fasilitas publik seperti embatan penghubung antartaman (link bridge), jalur lari (jogging track), taman bermain anak, ruang serbaguna, hingga amphitheater terbuka untuk pertunjukan seni dan budaya.