Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Rekomendasi Tempat Wisata Sejarah di Semarang, Liburan Sambil Belajar

Salah satu tempat wisata sejarah di Semarang

SEMARANG — Inilah tempat wisata sejarah di Semarang yang paling populer dan menarik untuk dikunjungi saat liburan nanti. Tempat tersebut tak hanya bangunannya saja memiliki keindahan tapi juga terdapat cerita masa lalu yang kental.


Tempat wisata sejarah di Semarang cocok juga untuk jadi wisata edukasi untuk anak-anak. Selain liburan anak-anak juga mendapatkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat.


Berikut ini daftar tempat wisata sejarah di Semarang yang kami referensikan untuk Anda. Simak hingga selesai.


Rekomendasi tempat wisata sejarah di Semarang


1. Museum Kereta Api Ambarawa


Stasiun Ambarawa dibangun pada tahun 1873 oleh perusahaan kereta api Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Ambarawa merupakan kawasan tangsi militer di zaman kolonial Belanda dan hal tersebut dibuktikan dengan adanya Benteng Willem I Ambarawa.


Dulunya Stasiun Ambarawa berfungsi sebagai transportasi untuk mengangkut pasukan militer Belanda dan logistik di Jawa Tengah. Stasiun ini merupakan bagian dari jalur kereta api yang menghubungkan Semarang, Yogyakarta, dan Surakarta (Solo).


Kemudian pada tahun 1976, Stasiun Willem I berhenti beroperasi dan dicanangkan sebagai Museum Kereta Api Ambarawa oleh Gubernur Jawa Tengah waktu itu, Supardjo Rustam. Hal ini merupakan upaya untuk melestarikan peninggalan lokomotif uap dan dijadikan sebagai bagian sejarah perkeretaapian Indonesia.


Museum Kereta Api Ambarawa resmi dibuka untuk umum pada tahun 1978.


Selain belajar sejarah tentang perkeretaapian Indonesia, supaya makin seru bisa berkeliling naik kereta wisata lho dengan rute Ambarawa- Tuntang dan Ambarawa- Bendono.


Saat berkeliling menggunakan kereta api wisata akan disuguhkan pemandangan indah seperti persawahan, gunung dan perbukitan yang memanjakan mata. Oh iya, jangan lupa untuk mengabadikan momen saat berkeliling menggunakan kereta yah.


2. Lawang Sewu


Pastinya kalian sudah tidak asing lagi dengan wisata di Semarang yang ikonik ini. Dalam Bahasa Jawa, Lawang berarti pintu,sedangkan sewu ialah seribu dan tempat ini dibangun secara bertahap pada masa pemerintahan Belanda pada periode 27 Februari 1904 sampai dengan 1 Juli 1907.


Awalnya, Lawang Sewu berfungsi sebagai kantor pusat perusahaan kereta api swasta, Nederlandsch- Indische Spoorweg Maatschappij (NISM). Namun, kini cagar budaya itu sudah berubah fungsi menjadi museum.


Disini banyak pengunjung yang datang untuk melihat bangunan kuno dan antik,ruang bawah tanah dan arsip-arsip serta foto zaman dahulu.


3. Benteng Pendem Ambarawa

Benteng Pendem Ambarawa adalah saksi bisu pemerintah Belanda di Ambarawa dan bangunan benteng ini dibangun pada tahun 1834 hingga 1845.


Benteng Pendem Ambarawa ini berbentuk bujur sangkar yang dikelilingi sawah. Bangunan benteng dilengkapi banyak jendela tanpa bastion, karena fungsinya untuk barak militer dan gudang logistik.


Jika kamu ingin menyaksikan langsung bersejarah ini, maka bisa datang langsung ke Bugisari, Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.


4. Museum Mandala Bhakti


Bangunan Museum Mandala Bhakti merupakan peninggalan Belanda yang dibangun sekitar tahun 1930 an dengan arsitek I Kuhr E dan Van Leeuwen. Tujuan awalnya museum ini dibangun sebagai Gedung Pengadilan Tinggi Belanda ( Raad van Justitie) bagi rakyat Eropa yang tinggal di Semarang.


Pada zaman pendudukan Jepang, Museum Mandala Bhakti digunakan sebagai Markas Polisi Militer tentara Jepang. Pada saat itu, para pemuda Indonesia yang berada di Semarang sedang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.


Seiring berjalannya waktu, akhirnya mereka bisa mengambil alih gedung dan menggunakan sebagai gedung pemuda juang.


Kemudian pada tahun 1950, Museum Mandala Bhakti digunakan sebagai Markas Besar Komando Wilayah Pertahanan II Kodam IV/Diponegoro. Lalu, kantor Kodam Diponegoro berpindah ke Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik, Semarang.


Pada Maret sekitar tahun 1985 an, bangunan ini berubah fungsi sebagai museum Perjuangan TNI yang menyimpan beragam koleksi senjata baik tradisional maupun modern.


Jika kamu berkunjung ke museum ini, kamu bisa menemukan koleksi sejarah tentang data, dokumentasi, dan persenjataan Tentara Nasional Indonesia (TNI).


5. Tugu Muda Semarang


Tugu Muda Semarang dibangun sejak tahun 1953 dan menjadi saksi bisu sejarah panjang perjuangan bangsa dan kini menjadi salah satu ikon wisata bersejarah yang wajib dikunjungi saat liburan ke Semarang.


Taman yang mengelilingi Tugu Muda menjadi tempat paling pas untuk sekedar santai dan menikmati suasana Kota Semarang yang asri. Banyak orang yang memanfaatkan taman ini untuk olahraga, jalan kaki atau sekedar duduk santai.


Berlokasi di Jalan Pandanaran, Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah.


Itulah tempat wisata sejarah di Semarang yang kami referensikan untuk Anda. Semoga bermanfaat.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube