TEGAL — Duka menyelimuti keluarga Suwondo di Pekalongan, Jawa Tengah. Putra mereka, Rafa (12), seorang bocah yang sempat koma selama sebulan setelah digigit ular berbisa jenis weling, dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Kariadi Semarang pada Sabtu (19/7/2025) malam.
Rafa menjadi sorotan publik setelah kasus gigitan ular yang menimpanya viral di media sosial. Ia digigit ular pada Senin (16/7/2025) dan sempat dirawat di beberapa rumah sakit sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP Dr Kariadi.
Dirujuk dalam Kondisi Kritis
Awalnya, Rafa dibawa ke RSUD Kajen setelah mengalami gigitan ular weling di dekat rumahnya. Namun, karena kondisinya semakin memburuk, ia kemudian dipindahkan ke RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan.
Dari sana, Rafa dirujuk ke RSUP Dr Kariadi Semarang pada 9 Juli 2025 dan langsung dirawat di Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Selama masa perawatan, Rafa tidak pernah sadar kembali sejak pertama kali koma.
"Belum sadar dari awal sampai akhir. Saya nungguin terus sama ibunya," ungkap sang ayah, Suwondo.
Suwondo menjelaskan, sejak Sabtu (19/7/2025) pagi, kondisi Rafa terus memburuk. Hingga akhirnya pada pukul 23.00 WIB, pihak rumah sakit memanggil keluarga karena kondisi Rafa kembali menurun drastis. Satu jam kemudian, Rafa dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah Rafa dimakamkan pada Minggu (20/7/2025) pagi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bukur, Pekalongan, sekitar pukul 10.00 WIB, diiringi isak tangis keluarga dan kerabat.