TEGAL — Sebuah insiden yang mengejutkan terjadi di Jalan Siliwangi, Pancoran Mas, Depok, pada malam Selasa (9/9) sekitar pukul 23.30 WIB. Seorang pria mengamuk dan merusak gerobak pedagang ketoprak.
Mengutip Radar Malioboro, aksi tersebut dipicu oleh masalah pembayaran yang diduga kurang. Video kejadian yang menjadi viral di media sosial menunjukkan kondisi gerobak yang rusak parah dengan pecahan piring, sendok, dan bahan makanan berserakan di jalan.
Warga setempat sempat berusaha melerai, namun pelaku sudah terlanjur merusak sebagian besar isi gerobak.
Menurut keterangan saksi mata, kejadian ini bermula dari cekcok biasa terkait kekurangan pembayaran.
"Awalnya hanya cekcok biasa, katanya uangnya kurang. Namun tiba-tiba dia marah besar, langsung menendang dan membanting gerobak," ujar seorang saksi mata. Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka, membenarkan kejadian ini.
Pihak kepolisian telah mengamankan pelaku dan korban di Mapolres Metro Depok untuk mediasi. Polisi masih mendalami kronologi dan motif pelaku. "Ya, benar pelaku menghancurkan gerobak milik korban. Saat ini korban dan pelaku sudah kami amankan di Mapolres untuk dimediasi," jelas Made, Rabu (10/9).
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi menambahkan bahwa pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap pedagang ketoprak. Pelaku memukul wajah korban karena kesal ditagih kekurangan pembayaran sebesar Rp3.000,.
Diketahui bahwa harga satu bungkus ketoprak adalah Rp13.000, namun pelaku hanya membayar Rp10.000. Pelaku diduga telah mengkonsumsi minuman keras sebelum melakukan penganiayaan dan pengerusakan.
Insiden ini mendapatkan reaksi luas di media sosial. Banyak warganet yang mengecam tindakan pelaku yang dianggap berlebihan dan tidak manusiawi.
"Bayar kurang ya tinggal nambah, kok malah menghancurkan gerobak. Kasihan pedagang kecil," tulis salah satu komentar netizen.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Belum ada keputusan apakah pelaku akan diproses secara hukum atau diselesaikan melalui mediasi.