Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Presiden Prabowo Minta Polisi Terluka Saat Aksi Demo Naik Pangkat, Ini Respon Netizen

Presiden Prabowo meminta agar polisi yang terluka selama aksi demonstrasi diberikan kenaikan pangkat, berikut adalah tanggapan dari para warganet.


Mengutip Ayo Bandung, Presiden Prabowo diketahui telah mengunjungi polisi yang mengalami cedera di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur pada hari Senin (1/9/2025).


Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo meminta agar anggota polisi yang terluka saat aksi demonstrasi diberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB).


Menurut penjelasan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo, kenaikan pangkat luar biasa diberikan kepada polisi karena mereka bertugas di lapangan dan dianggap telah membela negara serta rakyat.


Sementara itu, pernyataan Presiden Prabowo mengenai kenaikan pangkat luar biasa untuk anggota polisi yang cedera saat aksi demonstrasi justru memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat.


Masyarakat berpendapat bahwa arahan Presiden Prabowo untuk memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada anggota polisi yang terluka dianggap tidak menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat.


Hal ini disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang juga mengalami cedera bahkan kehilangan nyawa saat aksi demonstrasi berlangsung.

Akun Instagram resmi Presiden Prabowo pun kemudian dipenuhi berbagai komentar dari warganet yang menyatakan kekecewaan terhadap keputusan tersebut.


"Katanya bapak ada di pihak rakyat? Mana buktinya pak," tulis akun @just***.


"Bukannya menengahi malah menguntungkan sepihak dengan menaikkan pajak luar biasa," tulis akun @agia***.


"Sudah mau adem malah dipanasin dengan berita naik pangkat," tulis akun @dodin***.


"DPR naik gaji, polisi naik pangkat, masyarakat naik pajak," tulis akun @rin***.


"Polisi jadi korban dinaikkan pangkat, rakyat jadi korban dinaikkan pajak," tulis akun @mfg***.