TEGAL — Nama Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Imam Widodo, saat ini menjadi sorotan publik.
Hal ini disebabkan oleh pemeriksaan terhadap tujuh anggota Brimob oleh Propam setelah terlibat dalam insiden yang mengakibatkan tewasnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21), di Jakarta Pusat pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Insiden tersebut bermula dari aksi massa yang menuntut pembubaran DPR yang berujung ricuh di kawasan Pejompongan.
Affan, yang tidak terlibat dalam aksi tersebut, justru tertabrak dan terlindas oleh kendaraan taktis Brimob hingga mengakibatkan kematiannya.
Ketujuh anggota yang sedang diperiksa adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J. Proses pemeriksaan dilakukan oleh Divpropam Mabes Polri dan Propam Mako Brimob.
Profil Imam Widodo
Mengutip Herald ID, Imam Widodo lahir di Malang pada 22 September 1967. Ia adalah alumni Akpol 1989 yang dikenal sebagai kader murni Brimob dengan karier yang panjang: mulai dari Komandan Detasemen Gegana, Pasukan Pelopor, Wakil Dankor, hingga akhirnya dipercaya sebagai Dankor Brimob sejak Oktober 2023.
Pangkat Komisaris Jenderal diberikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri.
Sebelum menjabat sebagai Dankor Brimob, Imam juga pernah menjabat sebagai Kapolres Tanjungpinang dan Dansat Brimob Polda Aceh.