Kapal Motor (KM) Barcelona V terbakar di tengah laut saat dalam perjalanan dari Pelabuhan Talaud menuju Pelabuhan Manado, Sulawesi Utara, pada hari Minggu 20 Juli 2025.
Kondisi ini menyebabkan kepanikan di kalangan penumpang yang segera melompat ke laut untuk menyelamatkan diri dari api yang berkobar.
Kebakaran pada kapal yang mengangkut ratusan penumpang ini pertama kali dilaporkan melalui media sosial.
Terlihat para penumpang mengapung di Perairan Talise, sementara kapal yang mereka tumpangi telah dilahap api dan diselimuti asap tebal.
Mengutip dari ManadoPost, KM Barcelona V adalah kapal penumpang modern yang dimiliki oleh PT Surya Pasific Indonesia (SPI) dan resmi beroperasi sejak Desember 2021.
Kapal ini memiliki panjang 67 meter, lebar 8,9 meter, dan tinggi 2,9 meter dari permukaan air. Dengan gross tonase 1106 GT, KM Barcelona V mampu mengangkut hingga 600 penumpang sekaligus, menjadikannya salah satu kapal komersial terbesar di kelasnya yang beroperasi di wilayah Indonesia Timur.
Informasi tersebut disampaikan secara langsung melalui media sosial oleh akun Abdurahman Agu, yang menunjukkan para penumpang mengapung di sekitar kapal yang terbakar di perairan tersebut.
Belum ada laporan mengenai jumlah total penumpang dan asal kapal tersebut.
"Ada satu korban yang meninggal dunia, ibu hamil, dan sudah berada di darat," ujar Humas Kantor SAR Manado, Nuriadin Gumeleng, di Manado, Minggu (20/7).
Kapal tersebut terbakar sekitar pukul 12.00 Wita atau 11.00 WIB. Kapal berlayar ke Manado.
Dia mengatakan, orientasi operasi yang dilakukan saat ini adalah mencari tahu apabila ada korban yang masih berada di dalam kapal yang terbakar serta membantu evakuasi.
Korban selamat dievakuasi ke Pulau Gangga II, pulau berpenghuni yang juga berada di Kecamatan Likupang Barat.
"Kami sementara menuju lokasi untuk mencari informasi detail terkait dengan kebakaran. Tunggu informasi lanjutan ya," kata Nuriadin.
SAR Manado mengerahkan KN Bima Sena bersama 15 personel serta enam personel dari Pos Likupang.