Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Kakorlantas Puji Polda Jateng: ETLE Nasional Turunkan Fatalitas Kecelakaan hingga 51 Persen

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat meninjau pelaksanaan ETLE di Ditlantas Polda Jateng
Selasa (21/10/2025).

SEMARANG — SEMARANG – Korlantas Polri mengapresiasi penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional Presisi di jajaran Polda Jawa Tengah.


Program ini dinilai berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menurunkan angka fatalitas kecelakaan hingga 51 persen.


Hal itu disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dalam konferensi pers di Ditlantas Polda Jateng, Selasa (21/10/2025).


Ia hadir bersama Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman dan Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Pratama Adhyasastra, serta diikuti jajaran Kasat Lantas dari 35 Polres se-Jawa Tengah.


Dalam kesempatan itu, Irjen Agus menjelaskan bahwa penerapan ETLE merupakan bagian dari kebijakan besar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mewujudkan transformasi digital di bidang pelayanan publik dan penegakan hukum lalu lintas.


“Transformasi ini bukan sekadar perubahan sistem, tetapi juga perubahan kultur. Kita ingin membangun lalu lintas yang modern, transparan, dan akuntabel. Polantas tidak boleh punya musuh bahkan pelanggar sekalipun adalah masyarakat yang harus kita rangkul,” ujarnya.


Ia menegaskan, sistem ETLE hadir untuk mengurangi potensi interaksi langsung di lapangan dan menghadirkan penegakan hukum yang lebih objektif.


Ke depan, sekitar 95 persen penindakan pelanggaran lalu lintas akan dilakukan secara digital melalui ETLE, sedangkan 5 persen sisanya tetap manual.


Selain penegakan hukum, Korlantas juga mengembangkan program edukatif seperti “Polantas Menyapa”, guna menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

“Kami tidak bangga menindak masyarakat. Kami ingin masyarakat tertib karena sadar, bukan karena takut ditilang,” tegasnya.


Hasil transformasi ini mulai terasa. Berdasarkan data Operasi Ketupat 2025, angka fatalitas kecelakaan menurun hingga 51 persen, sementara jumlah kecelakaan turun 31 persen.


Dengan jumlah kecelakaan nasional yang masih tinggi — sekitar 150 ribu kasus per tahun dengan lebih dari 26 ribu korban meninggal dunia — Kakorlantas mendorong jajaran untuk terus berinovasi dan bekerja sepenuh hati.


“Kita ingin lalu lintas menjadi ladang pengabdian. Dengan menurunkan fatalitas hingga 50 persen, para petugas lalu lintas adalah pahlawan keselamatan di jalan raya,” ungkapnya.


Selain itu, Korlantas Polri juga memperkuat pengawasan terhadap kinerja anggota di lapangan agar semakin profesional dan berintegritas.


Evaluasi pelaksanaan ETLE di 35 Polres se-Jawa Tengah juga akan terus dilakukan agar sistem berjalan optimal dan ramah bagi masyarakat.


“Mulai dari proses capture, validasi, hingga pembayaran, semuanya harus mudah dan tanpa keluhan masyarakat,” tandasnya.



Sementara itu, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Pratama Adhyasastra menegaskan kesiapan seluruh jajarannya mendukung program dan kebijakan Korlantas Polri.


“Kami berkomitmen meningkatkan kinerja dan pelayanan berbasis teknologi untuk membangun disiplin dan kesadaran kolektif demi keselamatan di jalan,” ujarnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube