Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Heboh Nampan MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Begini Respon Pemerintah

TEGAL — Makan Bergizi Gratis (MBG) dikatakan mengandung minyak babi. Selain itu, tempat makan yang berlabel buatan Indonesia dan telah memenuhi standar uji tersebut dilaporkan sebenarnya merupakan produksi industri rumahan di Cina.


Sebuah berita mengejutkan bagi masyarakat Indonesia muncul ketika Indonesia Business Post melaporkan pada Senin (25/8) mengenai kemungkinan food tray MBG diproduksi di Cina.


Mereka menyertakan foto-foto hasil investigasi yang menunjukkan para pekerja di Cina sedang memproduksi ompreng dengan label "Program Makan Bergizi Gratis".


Tidak hanya itu, juga ditunjukkan pada food tray tersebut tertulis "Made In Indonesia" serta tulisan Standar Nasional Indonesia (SNI).


Yang lebih mengejutkan adalah adanya dokumen berbahasa Indonesia yang merinci kandungan utama dalam ompreng MBG, salah satunya adalah lemak babi olahan.


Respons Pemerintah Terhadap Tudingan Ompreng atau food tray MBG Mengandung Minyak Babi


Badan Gizi Nasional (BGN) yang dimintai keterangan mengenai hal ini menyatakan bahwa saat ini jajarannya sedang melakukan pengecekan lebih mendalam.


"Sedang check and recheck (diperiksa kembali)," kata Kepala BGN Dadan Hindayana yang dikutip Antara (26/8).


Sikap BGN yang berhati-hati dalam menanggapi rumor mengenai nampan MBG yang mengandung lemak babi ini juga sejalan dengan sikap Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Menurut Nasaruddin Umar, jika memang terbukti ada kandungan babi yang merupakan hewan yang diharamkan untuk dikonsumsi oleh umat Muslim dalam ompreng MBG, maka pemerintah harus mengambil langkah perbaikan.


Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menyatakan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya kandungan minyak atau lemak babi dalam food tray MBG.


Namun, jika masyarakat merasa khawatir, Hasan Nasbi mengusulkan agar dilakukan uji laboratorium oleh BPOM.


"Sejauh ini, kami tidak menemukan [adanya nampan MBG mengandung minyak babi]," usul Hasan Nasbi, mengutip Tirto.id.


Hasan Nasbi meminta masyarakat untuk tidak menelan mentah-mentah rumor negatif apalagi yang berkaitan dengan program pemerintah. Selama uji lab BPOM belum dilakukan, kemungkinannya masih dua benar dan tidak.


"Kalau memang ada kekhawatiran soal itu, kita uji saja. Bisa diuji di BPOM. Kita bisa uji kok, tadi saya sudah ketemu sama Kepala BPOM. Jadi, itu pentingnya kita tidak gampang termakan isu yang sensitif, dan itu kan perlu diperiksa," pintanya lagi.


Selain melaporkan jika nampan MBG mengandung lemak babi, Indonesia Business Post juga mengindikasikan adanya penggunaan bahan stainless steel tipe 201.


Bahan ini tidak layak untuk kontak langsung dengan makanan, dan pernah dilarang pemerintah Indonesia karena berisiko terhadap kesehatan.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube