Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Didik Nini Thowok Bawa Ritual Sembogo ke Jantung Film Perempuan Pembawa Sial

HOROR - Poster film horor Perempuan Pembawa Sial

Jakarta — Film horor terbaru Perempuan Pembawa Sial menghadirkan pengalaman berbeda dengan menyingkap ritual kuno Jawa bernama Sembogo yang jarang tersorot publik.


Ritual Sembogo yang berasal dari Temanggung ini menjadi jantung cerita, menghadirkan perpaduan mistis dan budaya yang mengikat penonton dalam suasana mencekam.


Sutradara Fajar Nugros menyebut film ini tidak sekadar menakuti, tetapi menanamkan akar budaya Jawa yang sarat makna.


“Horor bukan sekadar teriakan penonton di bioskop, tapi juga cara mengenalkan warisan budaya yang masih hidup,” ujarnya dalam keterangan persnya, Rabu 17 September 2025.


Sembogo sendiri dilakukan oleh seorang dukun manten dengan cara meniupkan asap rokok sambil melafalkan mantra kuno untuk membuka aura pengantin sekaligus memberi perlindungan gaib.


Dalam film, praktik ini dibawakan langsung oleh maestro tari Didik Nini Thowok yang memerankan sosok Mbah Warso.


“Mantra yang saya gunakan memang warisan dari guru, tapi sudah saya ubah sedikit agar tidak memanggil hal-hal yang tidak diinginkan saat syuting,” kata Didik.


Keaslian inilah yang membuat film terasa begitu nyata, seolah batas antara realitas dan dunia mistis menjadi kabur.


Ritual ini dikenal dengan istilah “memecah tejo,” yakni membuka aura agar pengantin bersinar, namun di baliknya tersimpan pagar gaib yang berfungsi sebagai tameng.


Dalam film *Perempuan Pembawa Sial*, makna itu dipelintir menjadi sumber kengerian yang menyelimuti kutukan Bahu Laweyan.


Kutukan ini digambarkan sebagai tanda lahir yang mematikan, setiap pria yang menyentuh wanita terkutuk akan meregang nyawa.

Fajar Nugros menambahkan lapisan cerita dengan menggabungkan mitos Jawa dan dongeng *Bawang Merah Bawang Putih*.


Hasilnya, lahir kisah horor yang kompleks, kuat, dan penuh simbolisme lokal.


“Dengan Didik Nini Thowok, saya ingin menampilkan horor yang otentik, bukan sekadar efek suara atau bayangan,” kata Fajar.


Penggarapan serius ini menjadikan film tidak hanya tontonan, melainkan pengalaman budaya.


Film berdurasi 97 menit ini diproduksi IDN Pictures yang sebelumnya sukses dengan judul-judul seperti Qorin dan Inang.


Tak hanya menonjolkan sisi horor, film ini juga menyodorkan kekayaan seni peran, tata busana, hingga detail artistik yang bernuansa Jawa.


Nuansa itu semakin kuat dengan penggunaan mantra Asmaradana yang dikenal sakral, meski sudah dimodifikasi untuk kebutuhan film.


Perempuan Pembawa Sial tayang serentak di bioskop mulai 18 September 2025.


Penonton bisa menikmati promo spesial Buy 1 Get 1 Free pada 18–26 September 2025 di jaringan bioskop CGV, Cinepolis, dan TIX ID.


Pertanyaan yang tersisa, beranikah Anda menatap langsung kutukan Bahu Laweyan di layar lebar?

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube