TEGAL — Memilih AC yang hemat energi bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga merupakan langkah cerdas untuk mengurangi biaya listrik dalam jangka panjang. Artikel ini akan membahas berbagai cara cerdas dalam memilih AC yang efisien, mulai dari hitung daya listrik di rumah, memilih fitur terbaik, hingga memperhatikan kapasitas AC.
Dengan panduan ini, Anda dapat menikmati udara sejuk yang menyegarkan tanpa perlu khawatir tentang tagihan listrik yang membengkak, yang sangat ideal untuk rumah, kost, atau kantor di era yang mengutamakan penghematan energi.
Cara Cerdas Memilih AC Hemat Energi yang Efisien dan Tahan Lama
Untuk memilih AC yang hemat listrik, Anda dapat mempertimbangkan beberapa faktor berikut: ukuran ruangan, efisiensi energi, dan fitur-fitur yang mendukung penghematan listrik.
1. Hitung daya listrik di rumah
Poin utama dalam memilih dan membeli AC hemat energi adalah Anda perlu menghitung daya listrik di rumah. Mengingat bahwa AC memerlukan konsumsi energi listrik yang cukup tinggi, pastikan daya di rumah Anda cukup untuk digunakan. Umumnya, PLN menyediakan beberapa pilihan daya listrik untuk konsumsi rumah tangga, mulai dari golongan 900 VA hingga 3300 VA.
Jika Anda ingin mendapatkan energi yang lebih hemat secara optimal, Anda bisa mensiasatinya dengan menggunakan barang elektronik secara bergantian. Misalnya, jika AC menyala, kurangi penggunaan elektronik lainnya.
2. Memiliki fitur terbaik
Hal lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan saat membeli AC adalah fitur terbaik yang ditawarkan. Misalnya, bahan yang digunakan pada AC tersebut. AC yang terbaik biasanya dilengkapi dengan Blue Fin dan pure Copper pada evaporator dan kondensor. Fitur Blue Fin dapat meningkatkan efektivitas pendinginan AC hingga 25%.
Tidak hanya itu saja, kinerja pendinginan juga semakin meningkat sekitar 3% bila dibandingkan bahan yang tidak menggunakan lapisan Blue Fin. Hebatnya lagi, Blue Fin mampu mencegah kerusakan terutama dari korosi dan karat. Dengan demikian, selain hemat energi AC yang Anda pilih nantinya juga dapat menekan biaya perawatan dan tahan lama.
3. Perhatikan tipe AC
Tips berikutnya dalam membeli AC yang hemat listrik, usahakan Anda pilih AC yang memiliki low watt AC inverter. AC jenis ini memiliki keunggulan lebih hemat listrik dan penggunaan watt relatif lebih rendah.
Pada AC inverter penggunaan daya lebih stabil ketika dalam kondisi suhu yang diinginkan, kinerja AC tetap maksimal dan tetap hemat listrik. Inilah yang membuatnya lebih hemat energi dan konsumsi listrik.
Selain AC inverter, jenis lainnya yang perlu untuk diketahui adalah AC low wattlow watt dan AC standar. Sebenarnya, low watt hampir sama dengan tipe standar, hanya saja penggunaan daya pada kompresor lebih rendah sehingga lebih hemat energi dan cocok untuk hunian yang punya daya listrik rendah.
4. Harga terjangkau
Tips terakhir yang perlu diperhatikan sebelum membeli AC hemat energi adalah hitung dulu budget yang dimiliki oleh Anda. Sebaiknya, jangan mudah tergiur oleh AC 1 PK dengan harga yang sangat murah. Sebab, bisa saja fitur yang ditawarkan tidaklah menarik dan kurang lengkap.
Namun, Anda juga bisa pilih AC dengan harga terjangkau yang memiliki fasilitas dan fitur-fitur terbaik. Salah satunya adalah AC AQUA Elektronik AQA-KCR5ANC. AC ini merupakan jenis low watt yang mampu mengurangi listrik hingga 40%.
Di samping itu, AQA-KCR5ANC memiliki ukuan kipas yang lebih panjang dan besar, sehingga mampu mendinginkan ruangan secara cepat dan menghembuskan udara lebih kuat dengan jarak maksimal. Inovasi terbaru dari Jepang di AC ½ PK AQA-KCR5ANC membuatnya menjaga kestabilan ruangan dan penggunaan listrik lebih hemat.
5. Perhatikan kapasitas AC dan kebutuhan setiap ruang
Untuk menghitung berapa kebutuhan setiap ruangan, maka kamu juga perlu mengetahui PK atau ukuran kapasitas AC guna mengetahui kemampuan AC tersebut. Kapasitas AC ini tediri dari beberapa jenis mulai dari ½ PK, ¾ PK hingga 2PK.
Sebenarnya menghitung kebutuhan ruang untuk AC dan kapasitasnya cukup mudah. Rumus menghitung kapasitas kebutuhan AC setiap ruangan adalah Panjang x Lebar x 500 Btu/h. Berikut panduannya secara lengkap yang Anda perlu ketahui.
1/2PK = 5000 Btu/h (ukuran ruangan 10m2)
3/4PK = 7000 Btu/h (ukuran ruangan 14m2)
1PK = 9000 Btu/h (ukuran ruangan 18m2)
1 1/2PK = 12000 Btu/h (ukuran ruangan 24m2)
2PK = 18000 Btu/h (ukuran ruangan 36m2)
Dari ukuran tersebut dapat digambarkan bila kamu memiliki ruangan atau kamar dengan ukuran dibawah 10 m2 maka AC untuk kamar tersebut yang cocok berkapasitas ½ PK. Dengan mengetahui ukuran ruangan dan kapasitas AC maka Anda akan menemukan AC hemat energi yang sesuai dengan kebutuhan untuk mendinginkan ruangan.
Itulah beberapa cara cerdas memilih AC hemat energi yang efisien dan tahan lama. Semoga bermanfaat.