Kecelakaan antara mobil dan KA Batara Kresna terjadi di simpang empat Loji Wetan, Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo, pada Kamis 17 Juli 2025, siang.
Kecelakaan kereta lokal, yang setiap hari melintas di tengah Kota Solo itu, tidak mengakibatkan adanya korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Insiden yang terjadi pada pukul 12.41 WIB ini melibatkan mobil Daihatsu Xenia berpelat AD 1092 WV yang dikemudikan oleh seorang pengemudi taksi online asal Banjarsari, Solo.
Saat itu, mobil melaju dari arah selatan ke barat tepat ketika KA Batara Kresna datang dari arah timur.
Menurut keterangan Kasat Lantas Polresta Solo, Kompol Agung Yudiawan, pengemudi mobil kemungkinan besar tidak menyadari adanya kereta yang hendak melintas.
Meskipun lampu lalu lintas menyala hijau, tidak ada tanda peringatan lain atau petugas yang berjaga di lokasi.
“Biasanya ada supeltas yang membantu di sana, tapi saat kejadian, petugas tidak berada di tempat. Ini menunjukkan lemahnya pengawasan di titik perlintasan seperti ini,” jelasnya.
Mobil sempat terseret sejauh belasan meter dan baru berhenti setelah menabrak tiang rambu-rambu di Jalan Mayor Sunaryo. Bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup parah, dan bagian kepala kereta juga dilaporkan mengalami lecet.
Beruntung, mobil tersebut tidak membawa penumpang. Hanya pengemudi yang berada di dalam kendaraan, dan ia selamat tanpa luka.
Kasat Lantas menegaskan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan PT KAI Daop 6 Yogyakarta untuk menempatkan petugas di perlintasan-perlintasan rawan di wilayah Solo, terutama yang tidak memiliki palang pengaman.
“Kami banyak menerima keluhan soal perlintasan seperti ini. Banyak pengemudi dari luar kota yang tidak tahu jadwal kereta lewat. Ini bukan hanya tanggung jawab pengendara, tapi juga soal sistem keselamatan yang belum optimal,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, bahkan jika lampu lalu lintas mengizinkan melintas.
“Fokus saat berkendara, jangan bermain ponsel atau tergesa-gesa. Di perlintasan kereta, kehati-hatian bisa menyelamatkan nyawa,” tandasnya.