Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Parah, Kawasan Rumdin Bupati Sragen Jadi Tempat Mesum Sepasang Kekasih

Tangkapan layar sepasang kekasih saat melakukan perbuatan tak terpuji di lingkungan rumah dinas bupati sragen. (Istimewa)

SRAGEN — Warga Sragen dihebohkan dengan dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh sepasang remaja. Peristiwa ini diduga terjadi pada Sabtu (2/8) sekitar pukul 16.35 WIB. Lantas diunggah oleh salah satu akun Instagram 


Informasi yang dihimpun, dua remaja, laki-laki dan perempuan, tertangkap basah melakukan perbuatan tidak senonoh di area parkir Rumah Dinas Bupati Sragen. Kronologi kejadian bermula saat kedua remaja tersebut datang berboncengan menggunakan sepeda motor. 


Mereka kemudian memarkirkan motornya dengan posisi menghadap ke selatan dan menggunakan standar dua. Saksi mata menyebutkan bahwa posisi keduanya saat itu adalah si perempuan berada di depan laki-laki dan si laki-laki berada di belakang perempuan. Keduanya diduga melakukan tindakan asusila di tempat umum.


Laporan ini langsung viral di media sosial setelah diunggah oleh akun tersebut, yang kemudian disertai dengan keterangan tambahan bahwa informasi dan lokasi kejadian berada di lingkungan Rumah Dinas Bupati Sragen.


Terkait kejadian ini, plt Kepala Satpol PP Sragen, R. Suparwoto, memberikan tanggapan. Dia menyatakan bahwa meskipun Satpol PP rutin melakukan patroli baik siang maupun malam hari, pihaknya akan meningkatkan intensitas patroli dan koordinasi terkait kasus ini.


"Sebenarnya Satpol PP rutin patroli jam siang dan malam, akan kami lebih intensifkan dan koordinasi terkait," ujar Suparwoto.

Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan pemasangan papan peringatan di area tersebut, Suparwoto mengatakan bahwa hal itu masih akan dikoordinasikan. "Kami koordinasikan mas," jawabnya singkat.


Langkah ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, terutama di area publik yang seharusnya menjadi tempat yang aman dan tertib.


Unggahan ini sontak mengundang beragam komentar dari warganet. Banyak yang menyayangkan kejadian tersebut dan mempertanyakan mengapa hal itu bisa terjadi di tempat yang merupakan fasilitas publik.


Reaksi warganet ini menunjukkan keprihatinan sekaligus kegeraman atas perbuatan yang dianggap melanggar norma kesusilaan di tempat umum.


Beberapa komentar yang muncul tampak menyayangkan kejadian ini. Akun @marsnori berkomentar, "Kok bisa kecolongan." Kemudian Akun @balawisatatravel memberikan kesaksian sering menemui kejadian serupa. "Nah wes 2 x Iki aku roh ei. Bien pas aku muleh trip bar jam 12 an malem. Mlah Ng ngisor gapuro arah masuk rumah dinas bupati. Yo Ono lagi cucuk cucukan" (Nah sudah dua kali ini aku lihat. Dulu pas aku pulang dari trip jam 12 malam, malah di bawah gapura arah masuk rumah dinas bupati ada lagi seperti itu).

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube