Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Wali Kota Semarang Tantang Generasi Muda Ciptakan Board Game Bernuansa Lokal

KREATIVITAS - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengajak generasi anak muda untuk ciptakan game lokal. (dok. pemkot semarang)

SEMARANG — Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mendorong anak muda di Kota Semarang untuk mengembangkan permainan papan atau board game bertema budaya lokal. Ia menilai kekayaan tradisi, sejarah, dan identitas Semarang merupakan sumber inspirasi besar bagi para kreator muda di sektor ekonomi kreatif.


Agustina mengungkapkan, Semarang memiliki beragam potensi budaya yang bisa diangkat menjadi karakter permainan, seperti ikon Denok-Kenang, serta latar tempat bersejarah seperti Lawang Sewu, Kota Lama, hingga TPA Jatibarang.


“Saya membayangkan ada board game berlatar Semarang, dengan karakter Denok dan Kenang. Kota ini kaya budaya, seni, dan kuliner yang bisa diolah menjadi permainan menarik,” ujar Agustina saat membuka Work Shop Board Game “Main Bareng, Ngide Bareng: Saatnya Anak Muda Kota Semarang Buat Game Sendiri” yang digelar KNPI Kota Semarang di Hotel Pandanaran, Jumat 21 November 2025.


Menurutnya, permainan papan bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukatif yang mampu membangun kedekatan antarpemain—sesuatu yang jarang ditemukan dalam mobile game.


“Anak muda sering mabar, tetapi semua fokus ke layar. Dengan board game, ada interaksi langsung, komunikasi, strategi, dan diskusi yang terbangun,” jelasnya.


Di hadapan ratusan pelajar SMA dan mahasiswa, Agustina menekankan manfaat board game bagi pengembangan kemampuan kognitif. Mulai dari kemampuan menyusun strategi, memecahkan masalah, hingga pengambilan keputusan semua dapat melatih kepekaan dalam kehidupan nyata.

“Kita belajar cara menang, cara bangkit kalau kalah, dan menentukan langkah yang tepat. Ini menjadi latihan sukses dalam hidup,” tambahnya.


Selain itu, ia menyebutkan board game memiliki potensi ekonomi yang besar. Industri permainan papan melibatkan banyak profesi mulai dari penulis cerita, desainer visual, penerbit, hingga pemasaran.


“Setiap komponen board game bisa menghasilkan peluang ekonomi. Bisa dijual, disewakan, atau diproduksi massal. Semua memberi ruang bagi kreativitas anak muda,” ungkapnya.


Agustina memastikan Pemerintah Kota Semarang terus berkomitmen menguatkan subsektor industri gim, termasuk board game. Ia berharap workshop tersebut dapat melahirkan lebih banyak karya kreatif yang menjadi alternatif hiburan positif bagi generasi muda.


“Board game itu menyenangkan, tapi kewajiban sebagai pelajar tetap yang utama. Saya berharap lahir pencipta game terkenal dari Kota Semarang,” tutupnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube