SALATIGA — Kepala BPJS KC Ungaran, Subkhan, menyampaikan jika kondisi Kota Salatiga telah memenuhi target kepesertaan.
"Untuk Kota Salatiga target kepesertaan di angka 99% dan tingkat keaktifan 90%. Angka ini merupakan nilai tertinggi di Jawa Tengah, sehingga Kota Salatiga telah memenuhi target kepesertaan," kata Subkhan saat Pertemuan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Kota Salatiga Tahun 2025 di Ruang Kerja Wali Kota Salatiga, Jumat 26 September 2025.
Hadir dalam kegiatan itu, Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Kepala Dinkes Kota Salatiga, Kepala Dinsos Kota Salatiga, Kepala Disdukcapil Kota Salatiga, Kepala Disperinaker Kota Salatiga, Plt. Kepala BPKPD Kota Salatiga, Kepala BPJS Kantor Cabang Ungaran, Kepala Bagian Kepesertaan Cabag Ungaran, Kepala Kantor BPJS Kota Salatiga, dan segenap undangan
Dalam pertemuan itu, Subkhan mencoba memaparkan
adanya update regulasi, laporan capaian kepesertaan tahun 2025, rasio klaim, proyeksi kebutuhan anggaran, dan adanya program pesiar
Subkhan menyebutkan adanya regulasi terbaru yaitu Perpres No 12 Tahun 2025 menyebutkan Threshold tahun 2025 yaitu cakupan UHC hendaknya berada di angka 98.6% dengan tingkat keaktifan sebesar 80%.
"Sedangkan untuk kecukupan anggaran, BPJS melakukan perjanjian kerjasama dengan pemerintah serta bantuan iuran mandiri. Rasio klaim JKN di semua segmen di Kota Salatiga tahun 2025 sebesar 285,40%," ungkapnya.
Subkhan juga menyampaikan BPJS akan terus mengupayakan kepesertaan 100% di Kota Salatiga dengan berbagai inovasi, termasuk dengan program PESIAR yaitu program untuk rekrutmen peserta dan meningkatkan keaktifan peserta JKN.
Selain itu, BPJS juga akan mendorong lini badan usaha, ada potensi validasi data bayi baru lahir.
"Jadi bayi baru lahir sampai usia 3 bulan kepesertaannya mengikut pada orang tua, setelah itu hendaknya didaftarkan NIK nya dan BPJS nya," terang dia.
Diakuinya, di Kota Salatiga masih ada data bayi yang belum mencatatkan data kependudukan di disdukcapil, padahal data setelah 3 bulan dan belum ber NIK akan dihapuskan.
Sementara, Sekda Kota Salatiga, Ir. Wuri Pujiastuti, M.M. menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Kepala BPJS KC Ungaran, capaian kepesertaan Kota Salatiga tahun 2025 mencapai 99% sehingga dinilai sangat bagus.
Wuri berharap capaian ini dapat membawa Kota Salatiga untuk kembali menerima UHC Award.