Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Tindak Lanjuti Rekomendasi KPK, PPKom dan PA Pemkot Semarang Teken Pakta Integritas

INTEGRASI - Jajaran OPD Pemerintah Kota Semarang mengikuti penandatanganan pakta integritas yang direkomendasikan oleh KPK di halaman Balai Kota Semarang. (ist)

SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang menegaskan komitmen dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan melalui penandatanganan pakta integritas oleh seluruh Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) dan Pengguna Anggaran (PA).


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasca penindakan, khususnya dalam pencegahan penyalahgunaan wewenang serta peningkatan akuntabilitas dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkot Semarang.


Wali Kota Semarang, Agustina, menyampaikan bahwa apel ini bukan sekadar seremoni, tetapi manifestasi dari komitmen seluruh jajaran Pemkot untuk mengelola APBD secara profesional, bebas dari intervensi kepentingan, dan mengutamakan prinsip good governance.


"Setiap rupiah dari APBD harus digunakan secara bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat. Kita ingin pengadaan barang dan jasa dilakukan secara transparan, efektif, dan sesuai aturan," tegas Agustina di Balai Kota Semarang, Kamis 24 Juli 2025.


Sebagai bagian dari implementasi rekomendasi KPK, anggaran pembangunan infrastruktur di tingkat kelurahan dan kecamatan akan dikembalikan ke dinas teknis. 


Hal ini dilakukan demi memastikan pelaksanaan yang lebih terarah, efisien, dan sesuai mekanisme regulasi yang berlaku.

Penandatanganan pakta integritas ini turut disaksikan oleh Forkopimda Kota Semarang dan Inspektorat. 


Agustina menegaskan, kepala OPD dan camat memiliki peran strategis dalam memastikan jalannya implementasi komitmen tersebut secara berkelanjutan.


Menurutnya, langkah ini tidak hanya simbolik, tetapi juga momentum penguatan nilai integritas dalam birokrasi.


"Kami berharap ini menjadi budaya kerja baru. Bukan hanya sekadar tanda tangan, tapi benar-benar dijalankan dalam setiap pengambilan keputusan," ujarnya.


Pemkot Semarang juga membuka diri terhadap evaluasi dan perbaikan sistem demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang melayani, bersih, dan berintegritas. 


Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal transformasi pengelolaan anggaran publik yang transparan dan akuntabel.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube