Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Tidak Ada Perintah Pembelian N-Max untuk Sekda Kabupaten Semarang

Sekda Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto

UNGARAN — Kepala Badan Keuangan Daerah (BKUD) dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang memastikan tidak ada perintah pembelian motor N-Max untuk Sekda.


Hal ini diungkap keduanya usai viral media sosial beredar potongan surat yang tertulis :


* Kekurangan Dana Rp 28.000.000

* Iuran dari 25 PD dan 19 Kecamatan (proposional) 

* Per PD dan Kecamatan Minimal Rp 600.000 

 ° Sepeda Motor (N-Max) Harga +/- Rp 35.000.000 

° Karikatur +/- Rp 2.000.000 

* Disetorkan paling lambat tgl 30 Juli 2025 ke Bagian Umum Setda atau transfer ke Rek. Bank Jateng A.n Lisa Reviana 20222******. 


Di caption tertulis : Penak yo dadi Sekda kabupaten Bulan Agustus/September besok Sekda kan pensiun beliau minta OPD dan kecamatan iuran untuk beli motor NMAX dan hadiah karikatur Uang dikumpulkan k kasubag keuangan setda. 


Kepala Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang Rudibdo saat dikonfirmasi bahkan telah melakukan penelusuran dan hasilnya nihil.


"Saya kontak sekretaris, Kabag dan Kabid, langsung klarifikasi. Jawaban mereka tidak mengetahui adanya surat permintaan iuran tersebut," kata Rudibdo, Rabu 30 Juli 2025. 

Bahkan, ditegaskannya, jika tidak ada perintah semacam itu. Baik dari dirinya atau pun Sekda. 


"Mereka tidak tahu, kalau dari saya juga tidak ada perintah terkait hal tersebut, atau pun perintah dari Sekda untuk permintaan sumbangan, tidak ada," terangnya. 


Senada, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Rudi Susanto juga memastikan tidak ada perintah dari Sekda Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto untuk membeli sepeda motor Yamaha N-Max. 


"Jadi kalau ada kabar permintaan tersebut maka itu kategorinya hoaks," ungkapnya. 


"Saya juga mencari informasi terkait surat tersebut. Mulai dari kebenarannya hingga bagaimana di media sosial, tapi yang pasti tidak ada permintaan seperti yang tertulis," kata Rudi. 


Baik Rudibdo dan Rudi Susanto menyebutkan jika masa pensiun atau perpisahan Sekda bukanlah hal yang istimewa mengingat semua pegawai akan mendapat giliran pensiun setelah masa pengabdian selesai.


Sebelumnya, Sekda Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto mengaku siap menempuh jalur hukum buntut beredarnya surat permintaan iuran untuk membeli sepeda motor Yamaha N-Max. 


Hal ini disampaikan Djarot Supriyoto saat dikonfirmasi wartawan usai geger perihal surat permintaan iuran untuk membeli sepeda motor Yamaha N-Max di platform media sosial. 


"Ini masuk kategori fitnah, silakan dicek ke dinas, kabag-kabag ada atau tidak permintaan itu. Saya akan lapor polisi, karena ini merusak nama baik saya," kata Djarot, Rabu 30 Juli 2025. 

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube