SALATIGA — Sebuah talud di kawasan Perumahan Klaster Mangunsari Asri ambrol usai diterjang hujan lebat yang mengguyur Kota Salatiga sejak pagi, Sabtu 15 November 2025.
Kejadian langsung menjadi perhatian serius sejumlah pihak terkait diantaranya, Dinas PUPR BPBD ssrta Satpol-PP Kota Salatiga.
Tidak ada korban jiwa saat ambrolnya talud yang terdapat seng di atasnya itu.
"Talud ini sekaligus pagar yang dibuat untuk memberi batas antara sungai yang ada di bawahnya dengan lingkungan pemukiman warga," ungkap seorang relawan RAPI, Bambang kepada wartawan Disway Jateng usai kejadian.
Bambang menerangkan, menurut Ketua RT setempat, kejadian ambrolnya talud sekitar pukul 16.45 WIB.
"Pagar disertai talud yang runtuh antara Sungai Paping pinggir rumah warga berjarak 2 meteran," paparnya.
Karena kejadian ini, sejumlah tiang listrik dan jaringan wifi yang ada di pinggir talut nyaris tergerus hingga ikut ambrol ke dalam sungai.
Sementara, Kepala BPBD Kota Salatiga Roy Anjar saat menambahkan talud yang ambrol kurang lebih panjang 20 meteran.
"Dan tadi sore sudah ditinjau bersama DPUPR.
Langkah awal oleh BPBD adalah penutupan longsor dengan terpal supaya tidak melebar serta memberikan himbauan kepada warga untuk tidak melintas di daerah tersebut," terang Anjar.
Warga sekitar berharap, Pemkot Salatiga segera dapat mengambil langkah cepat agar tanah tidak semakin tergerus yang dapat membahayakan warga sekitar talud yang ambrol.