Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Simbol Solidaritas, Bendera One Piece Berkibar di Truk Sopir di Kota Semarang: Ini Alasannya!

Seorang sopir truk menunjukan bendera bajak laut one piece yang dipasang di truknya sebagai bentuk protes kebijakan Zero ODOL. (Wahyu Sulistiyawan)

SEMARANG — Sebuah bendera bergambar tengkorak bertopi jerami ikon khas karakter Monkey D. Luffy dari serial anime One Piece terlihat berkibar di bagian belakang truk kontainer oranye yang terparkir di Jalan Abdulrahman Saleh, tak jauh dari rumah dinas Wali Kota Semarang. 


Bukan sekadar aksesori, bendera ini membawa pesan protes yang mulai bergema di kalangan sopir truk di berbagai daerah Indonesia.


Bendera tersebut dipasang di sisi kanan atas bak truk, bendera bajak laut itu tampak mencolok dengan warna bak truk yang bewarna orange tersebut. 


Setyo sopir truk tersebut mengatakan dulu identik dengan penggemar anime, kini simbol tersebut menjelma menjadi lambang solidaritas para sopir truk yang merasa diperlakukan tidak adil, terutama terkait kebijakan Zero ODOL (Over Dimension Over Loading) yang diterapkan pemerintah.


"Saya beli dua benderanya, satu masih di dalam truk, yang satu saya pasang. Ini bentuk solidaritas kami sesama sopir," ujar pria yang akrab disapa Tio, kepada diswayjateng.com, Rabu 6 Agustus 2025 sore.


Saat ditemu, Tio usai membeli camilan di sebuah minimarket sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jawa Barat. Menurutnya, pemasangan bendera itu adalah bentuk perlawanan terhadap ketimpangan kebijakan logistik yang hanya menyalahkan pihak sopir.


Ia menambahkan, kebijakan Zero ODOL, yang bertujuan menertibkan kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih, justru dirasa menekan para sopir yang tak punya kuasa atas muatan.


"Kami sopir ini cuma nganter barang. Tapi kalau truk kelebihan muatan, kami yang disalahkan. Padahal muatannya dari perusahaan atau pemilik barang, bukan kami," keluh Tio.

Ia berharap pemerintah juga serius menindak perusahaan logistik, industri karoseri, hingga pemilik barang yang selama ini diduga sengaja mendesain atau memuat truk melebihi kapasitas.


Tio, yang juga penggemar berat One Piece, merasa karakter Luffy sangat mewakili semangat juang para sopir truk.


"Luffy itu bajak laut, tapi yang dilawan bukan orang biasa. Dia lawan kejahatan dan sistem yang zolim. Kami juga sama, berjuang di jalan, lawan ketidakadilan," jelasnya dengan semangat.


Menanggapi pelarangan simbol bajak laut di kendaraan umum, Tio menyebut reaksi tersebut terlalu berlebihan.


"Ini cuma bendera, Mas. Gambar kartun. Jangan dibikin ribet. Hidup kami saja sudah berat," pungkasnya.


Fenomena serupa terjadi di kota lain. Di Jalan Untungsuropati Semarang, seorang sopir bernama Ali tampak memasang bendera kecil One Piece di sisi kabin truknya.


"Sebagai bentuk kecewa, hidup makin susah. Pemerintah harus tahu suara kami," ujar Ali singkat saat truknya berhenti di lampu merah.


Bendera bajak laut kini menjadi media ekspresi keresahan sopir bukan hanya simbol fandom, tapi juga bentuk kritik terhadap sistem yang dirasa tidak berpihak pada pekerja jalanan. (SUL)

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube