SEMARANG — Wali Kota Salatiga Robby Hernawan optimis melalui interaksi antara Kota Salatiga dan Korea Selatan yang saling menguntungkan akan tercipta hubungan jangka panjang.
Harapan ini disampaikan Robby Hernawan saat menghadiri Pesta Keakraban dan Tukar Budaya Indonesia-Korea di Gereja Baptis Indonesia (GBI) Jemaat Hidup Baru Salatiga, Jumat 27 Juni 2025.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Retno Robby Hernawan, Gembala Sidang GBI Jemaat Hidup Baru, Kepala Yayasan Pendidikan Kasih Baru Internasional (YPKBI), serta rombongan delegasi dari Korea Selatan.
Disampaikan Robby Hernawan, kerjasama sister city antara Kota Salatiga dan Mungyeong-Si Korea Selatan, khususnya di bidang pendidikan dan seni budaya.
"Interaksi yang baik antara Kota Salatiga dan Korea Selatan tercipta hubungan jangka panjang serta membawa kebermanfaatan bagi semua," ujarnya.
Wali Kota menyoroti eratnya hubungan antara Kota Salatiga dan Korea Selatan, terutama dengan banyaknya warga negara asing asal Korea Selatan yang bermukim di Salatiga.
Ia meyampaikan di Kota Salatiga, warga negara asing yang bermukim disini didominasi oleh warga Korea Selatan.
Dimana, sekitar 626 WNA yang bermukim, 293 di antaranya adalah TKA asal Korea Selatan.
"Angka ini menunjukkan adanya hubungan yang sangat erat antara masyarakat Kota Salatiga dengan Korea Selatan, di mana kehadiran mereka telah memberikan warna tersendiri bagi dinamika sosial dan ekonomi di Kota Salatiga," jelasnya.
Robby mengungkapkan kebahagiaannya melihat antusiasme TP PKK Kota Salatiga dalam mengikuti pelatihan memasak, khususnya dalam membuat kimchi.
"Saya pribadi merasa bahagia karena membayangkan istri saya selaku Ketua TP PKK Kota Salatiga semakin bersemangat mencoba membuat kimchi sendiri di rumah. Ini adalah contoh kecil tapi bermakna, bagaimana pertukaran budaya sampai ke meja makan, menjadi bagian dari keseharian, dan menghadirkan pengalaman baru yang menyenangkan. Kegiatan ini bukan sekadar berbagi resep, tetapi juga jembatan pemahaman lintas budaya, serta bukti bahwa makanan dapat menjadi sarana diplomasi yang sangat efektif," paparnya.
Suasana semakin hangat dengan pertunjukan sulap yang memukau dari perwakilan delegasi Korea, berhasil mencuri perhatian hadirin.
Acara semakin semarak dengan pertunjukan tarian tradisional Korea Selatan yang memukau, dilanjutkan dengan pemberian tali asih berupa buku bacaan komik kepada anak-anak dari GBI Jemaat Hidup Baru.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus mempererat tali persahabatan dan pemahaman budaya antara Indonesia dan Korea Selatan, khususnya di Kota Salatiga.