SALATIGA — Ketua TP PKK Salatiga Retno Robby Hernawan mengajak seluruh kader PKK se-Kota Salatiga untuk serius meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit berbahaya ini.
"Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Salatiga, saya mengajak Ibu-Ibu kader PKK se-Kota Salatiga untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyakit berbahaya dan mematikan ini," tegas Retno, saat membuka kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara, Senin 23 Juni 2025.
Ia menyampaikan, pentingnya meningkatkan pemahaman para kader PKK terkait pentingnya deteksi dini terhadap penyakit kanker.
"Kita bisa mulai dari diri kita terlebih dahulu, dengan melakukan pencegahan kanker payudara melalui SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) atau SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis) yang dilakukan oleh tenaga medis. Kemudian, untuk kanker serviks, Ibu-Ibu dapat mengikuti IVA Test atau Pap Smear," tambahnya.
Terkait Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara, merupakan kolaborasi antara DP3APPKB Kota Salatiga dan PKK Kota Salatiga.
Sosialisasi dua jenis kanker mematikan, ini berlangsung di Ruang Plumpungan Sekretariat Daerah Kota Salatiga, Senin (23/6/2025).
Dua jenis kanker mematikan di Indonesia yakni, kanker serviks dan kanker payudara.
Ia menyebutkan, berdasarkan data Databoks tahun 2022 jumlah penderita kanker payudara di Indonesia mencapai 65.858 jiwa, dengan mayoritas penderita adalah wanita.
Angka ini menjadikan kanker payudara sebagai jenis kanker yang paling banyak ditemukan di Indonesia. Sementara itu, kanker serviks menempati urutan kedua dengan 36.633 jiwa penderita.
"Data ini menegaskan urgensi bagi masyarakat, khususnya perempuan, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap kesehatan reproduksi," paparnya.
Sementara, sosialisasi Deteksi Dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara menjadi salah satu perwujudan nyata dari program unggulan Pokja IV PKK Kota tentang Kesehatan Keluarga, khususnya Kesehatan Reproduksi Wanita.
"Tujuan utamanya sosialisasi ini dapat menambah ilmu dan pengetahuan para peserta sehingga selesai kegiatan ini para peserta dapat menyampaikan kepada masyarakat secara menyeluruh di wilayahnya masing-masing," pungkas Retno.
Selain sosialisasi, lanjut dia, acara ini juga menghadirkan Tim Cek Kesehatan Gratis dari Dinas Kesehatan Kota Salatiga, yang menyediakan layanan cek tensi dan gula darah.
Sehingga, ia mengimbau untuk memanfaatkan momen sosialisasi sebaik-baiknya.
Retno juga menambahkan kabar baik bagi warga Salatiga. "Di Kota Salatiga sendiri, untuk IVA Test atau SADANIS dapat dilakukan secara gratis di puskesmas setempat," imbuhnya.